Warga Bandung Bisa Lapor Jalan Rusak Lewat Simkuring

Ilustrasi jalan diperbaiki.

BANDUNG (LB)- Kepala Bidang Jalan dan Jembatan DSDABM Kota Bandung, Sandi Suhendar mengatakan, kondisi jalan di Kota Bandung secara umum berada dalam keadaan baik. Berdasarkan hasil survei semester I tahun 2025, tercatat 90,99 persen jalan berada dalam kondisi mantap.

“Artinya, sebagian besar jalan sudah dalam kondisi baik dan sedang. Namun, tetap ada sekitar sembilan persen jalan yang tidak mantap dan masih menjadi prioritas penanganan,” kata Sandi Suhendar, Rabu (10/9).

Menurut ia, pihaknya menggunakan dua metode utama dalam menangani kerusakan jalan. Pertama, dengan menggerakkan enam unit pelaksana teknis (UPT) di wilayah untuk melakukan perbaikan rutin. Kedua, melalui program overlay periodik yang diterapkan pada ruas jalan dengan tingkat kerusakan lebih besar.

“Laporan dari masyarakat juga sangat berperan, karena kami menargetkan maksimal tiga hari sejak laporan diterima, lubang di jalan sudah tertangani,” ujar dia.

Sandi juga mengimbau kepada masyarakat, agar melaporkan kerusakan infrastruktur melalui sistem informasi manajemen kegiatan UPT dan monitoring (Simkuring). Layanan tersebut, mencakup aduan terkait jalan rusak, drainase maupun lampu penerangan jalan.

Ia menambahkan, koordinasi lintas kewenangan terus dilakukan mengingat jalan di Kota Bandung terdiri dari jalan kota, provinsi dan nasional. Kata ia, forum koordinasi bersama antara pemerintah kota, balai besar pelaksanaan jalan nasional (BPJN) dan balai jalan provinsi telah berjalan baik. “Dengan begitu, masyarakat tidak perlu bingung harus melapor ke mana, karena setiap aduan akan kami teruskan ke instansi terkait,” tandas dia. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *