Wakil Gubernur Banten, A Dimyati Natakusumah.
SERANG (LB)- Wakil Gubernur (Wagub) Banten, A Dimyati Natakusumah menilai pendidikan karakter anak di Provinsi Banten idealnya dimulai dari pembinaan terhadap orang tua.
Ia menegaskan pendekatan terhadap anak-anak yang dianggap nakal tidak bisa serta merta dilakukan dengan cara-cara militeristik tanpa seizin orang tua.
“Kalau menurut saya nanti adalah pengembangan bagaimana kepada orang tuanya melakukan yang namanya pembinaan yang ada. Tapi kalau nanti berlebihan, baru kita minta izin orang tuanya, apakah yang bersangkutan kita berikan pelatihan,” ujar Wagub Dimyati di Kota Serang, Rabu (7/5).
“Harus izin orang tua semua, enggak bisa, anak itu di bawah kendali orang tua,”ujar Dimyati menegaskan.
Dimyati merespons pertanyaan soal kemungkinan mengadopsi metode pembinaan anak ala Gubernur Jawa Barat (Jabar) Dedi Mulyadi yang sempat menerapkan pendekatan militeristik.
Ia menyebut bahwa kebijakan yang baik dari daerah lain tentu bisa dicontoh, namun harus disesuaikan dengan prinsip dan regulasi yang berlaku di Banten.
Dimnyati mengatakan kalau memang diperlukan pelatihan kedisiplinan, seperti outbound di Kopassus, pihaknya dapat memfasilitasi tapi tetap atas izin orang tua.
Menurut Dimyati, pendekatan militer terhadap anak hanya bisa dilakukan jika orang tua secara langsung meminta bantuan dan menyetujui mekanisme pembinaan tersebut. Tanpa itu, lanjutnya, tindakan semacam itu justru bisa berujung pada pelanggaran hukum.
“Hak anak masih dalam lindungan orang tua. Kalau orang tuanya enggak terima, bisa dipidana karena anak,” ujar dia
Ia menekankan pentingnya memahami perbedaan antara hak anak dan orang dewasa, serta pentingnya koordinasi yang legal dalam setiap tindakan pembinaan.
Dimyati mengapresiasi inisiatif kepala daerah, seperti Gubernur Jabar, Dedi Mulyadi, dalam menyosialisasikan pendidikan karakter kepada generasi muda.
Namun ia menegaskan pendekatan serupa di Banten akan lebih mengedepankan edukasi terhadap orang tua sebagai fondasi utama pembentukan karakter anak. *
