Unilever Bukukan Laba Rp3,33 T

JAKARTA – PT Unilever Indonesia Tbk (UNVR) membukukan laba bersih senilai Rp3,33 triliun per kuartal III-2025, atau tumbuh 10,81 persen year on year (yoy) dibandingkan senilai Rp3,00 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

Laba ditopang oleh penjualan bersih yang mencapai Rp27,61 triliun per kuartal III-2025, atau tumbuh tipis 0,70 persen (yoy) dibandingkan senilai Rp27,41 triliun pada periode sama tahun sebelumnya.

“Hasil kinerja kuartal-III kami menjadi langkah nyata dalam perjalanan pemulihan bisnis kami. Kami mulai melihat dampak positif dari perubahan struktural dan langkah disiplin yang telah kami ambil selama setahun terakhir,” ujar Presiden Direktur UNVR Benjie Yap dikutip dari Antara, Kamis (23/10).

Penjualan di dalam negeri atau pemintaan domestik berkontribusi senilai Rp26,78 triliun, sedangkan penjualan ekspor berkontribusi senilai Rp827,38 miliar per kuartal III-2025.

Dari sisi segmen, penjualan dari segmen kebutuhan rumah tangga dan perawatan tubuh berkontribusi senilai Rp17,52 triliun, sedangkan segmen makanan dan minuman berkontribusi senilai Rp10,08 triliun per kuartal III-2025.

Benjie Yap mengatakan momentum ini dibangun di atas fondasi bisnis yang lebih kuat, eksekusi yang lebih tajam, serta kerja sama seluruh tim dalam mengambil langkah tegas untuk mengatasi tantangan operasional.

“Di tengah dinamika pasar yang dinamis, pencapaian ini memberikan keyakinan bahwa kami berada di jalur yang tepat- membangun momentum yang bertanggung jawab, menguntungkan, dan berkelanjutan,” ujar Benjie Yap.

Beban pokok penjualan perseroan tercatat senilai Rp14,22 triliun per kuartal III-2025, dengan beban pemasaran dan penjualan senilai Rp6,45 triliun, serta beban umum dan administrasi senilai Rp2,47 triliun.

Penjualan bersih perseroan setelah dikurangi beban-beban tersebut menghasilkan laba usaha senilai Rp4,54 triliun, yang setelah dikurangi beban pajak dan biaya keuangan lainnya menghasilkan laba bersih senilai Rp3,33 triliun per kuartal III-2025.

Dari sisi neraca, total aset perseroan tercatat senilai Rp17,49 triliun per kuartal III-2025, yang terdiri dari liabilitas senilai Rp12,09 triliun dan ekuitas senilai Rp14,13 triliun.

Disebutkan juga bahwa perseroan memastikan segera menyelesaikan pelepasan bisnis es krim dengan nilai sekitar Rp7 triliun ke PT The Magnum Ice Cream Indonesia pada akhir tahun 2025.

Benjie Yap memastikan perseroan akan terus berfokus terhadap prioritas strategis, dengan memastikan setiap merek berkontribusi pada ambisi jangka panjang perseroan.

“Kami juga akan terus berfokus pada prioritas strategis, memastikan setiap brand berkontribusi pada ambisi jangka panjang, termasuk menyelesaikan pemisahan bisnis es krim pada akhir 2025,” ujar Benjie Yap.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *