Pemimpin ritual UP.Vaisaka Murti (berjubah kuning- coklat dari Vihara Sasana Santi Semarang ) didampingi Ketum Yayasan Hok Tek Bio Pati Edy Siswanto (Ong Tjwan Swie) membacakan nama – nama arwah yang didoakan.
PATI (LB)–Kelenteng Hok Tek Bio yang terletak di Jalan Setiabudi 39-41 (dekat Alun Alun) Kabupaten Pati, Jawa Tengah menggelar tradisi Sembahyang Ulambana pada Selasa (9/9/2025) sekitar pukul 10.00 WIB, yang dipimpin oleh UP.Vaisaka Murti dari Vihara Sasana Santi Kota Semarang.
Ketua umum Yayasan Hok Tek Bio Pati Edy Siswanto (Ong Tjwan Swie ) menjelaskan bahwa dalam rangka bulan ke 7 Imlek ( Tjiet Gwee), Kelenteng Hok Tek Bio Kab. Pati selalu menggelar tradisi sembahyang Ulambana.
Hal ini sebagai ungkapan rasa bakti serta penghormatan kepada para leluhur, keluarga serta sanak famili yang telah meninggal dunia atau baru saja meninggal dunia dengan mengirim doa doa serta persembahan buah-buahan, makanan, dan minuman agar nantinya arwah arwah leluhur dan lain lain bisa berpindah ke alam kebahagiaan.

“Kami bacakan satu persatu nama arwah dalam ritual Ulambana ini. Selain itu juga arwah arwah yang terlantar yang tidak pernah disambangi keluarganya juga kami doakan. Dalam hal ini arwah Almarhum Gus Dur (Abdurrahman Wahid) sebagai Bapak Tionghoa Indonesia juga kami kirimkan doa buat beliau,” ujar Edy Siswanto.
Setelah ritual sembahyang Ulambana ini selesai, acara dilanjutkan dengan mengirim rumah – rumahan , kendaraan, kertas uang uangan dalam bentuk miniatur tiruan dengan cara dibakar di halaman Kelenteng Hok Tek Bio. Acara berjalan dengan aman dan lancar hingga siang. tri
