Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid meninjau puncak timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten.
TANGERANG (LB)- Bupati Tangerang, Moch Maesyal Rasyid meninjau puncak timbunan sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Jatiwaringin, Kabupaten Tangerang, Banten, untuk memastikan titik-titik api yang masih menyala pascakebakaran.
“Alhamdulillah tadi siang kami naik hampir ke puncak timbunan sampah di sebelah timur, asapnya sudah mulai terkendali,” ujar Maesyal dikutip dari laman tangerangkab.go.id, Selasa (7/7).
Ia mengungkapkan bahwa titik api yang tersebar di TPA Jatiwaringin kini telah berkurang berkat upaya terpadu dan terintegrasi dari pemerintah pusat, provinsi, kabupaten, relawan, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), serta berbagai pihak lainnya.
“Titik api dari hari kedua (dan) ketiga mencapai sekitar 15 hektar (ha), sekarang sudah sekitar 5 ha dan itu pun spot-spot tidak semua hamparan terdapat api,” jelas Maesyal.
Meski sebaran api mulai berkurang, ia menyebutkan bahwa api masih muncul di sejumlah titik karena angin kencang yang menimbulkan gas metana.
Selain itu, angin yang bertiup cukup kencang membuat asap mengarah ke barat, yakni wilayah permukiman warga.
Oleh karena itu, Maesyal menginstruksikan para perangkat daerah, camat, lurah, dan kepala desa agar senantiasa siap siaga mengantisipasi penanganan untuk masyarakat, baik evakuasi, logistik, maupun pelayanan kesehatan bagi warga terdampak. “Lurah dan camatnya juga (harus) standby antisipasi apabila ada masyarakat yang kemungkinan ditempatkan di kantor desa, juga akan kita siapkan,” tegasnya.
Lebih lanjut, Maesyal menyampaikan bahwa upaya penyiraman dari udara maupun darat terus dilakukan.
Setelah berkoordinasi dengan BNPB, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Tangerang memutuskan untuk menambah unit helikopter guna memadamkan titik-titik api yang lokasinya sulit dijangkau kendaraan pemadam.
“Memang ada lokasi-lokasi yang harus disiram melalui udara. Opsi penambahan heli pun telah dirumuskan bersama kemarin untuk menjangkau lokasi-lokasi timbunan sampah yang harus (menggunakan) heli karena dengan kendaraan (biasa) tidak bisa terjangkau,” tutur Maesyal.
Pemkab Tangerang bersama tim dari kementerian dan BNPB serta Manggala Agni terus berkoordinasi untuk memutuskan langkah prioritas yang akan dilakukan agar penanganan kebakaran di TPA Jatiwaringin dapat berjalan efektif dan optimal.
“Kami terus upayakan berkoordinasi dengan seluruh tim yang ada untuk memutuskan prioritas program. Selain itu, kami juga terus menenangkan masyarakat sekaligus menempatkan masyarakat sesuai dengan arah angin supaya tidak lagi ke arah permukiman,” kata Maesyal.
Ia pun mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Provinsi (Pemprov) Banten, BNPB, Kementerian Lingkungan Hidup (LH), Tentara Nasional Indonesia (TNI), Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri), dan tim Manggala Agni yang terus saling bekerja sama mengatasi kebakaran di TPA Jatiwaringin.
Pada kesempatan tersebut, Maesyal turut meminta dukungan dan doa dari seluruh masyarakat agar bencana tersebut dapat segera teratasi.
“Sekali lagi, mohon doanya semuanya dan terima kasih sudah berjibaku bersama-sama secara terintegrasi dan terpadu. Kita semua terus berusaha untuk pemadaman api juga asap,” ucapnya. Maesyal menambahkan, Pemkab Tangerang juga telah menerjunkan Dinas Kesehatan (Dinkes) dan Puskesmas untuk memeriksa kondisi warga terdampak. Selain itu, kebutuhan sehari-hari masyarakat juga sudah disiapkan. *
