Mikel Merino, Pemain Arsenal.
LONDON – Ayah Mikel Merino, Miguel Merino menilai Manajer Arsenal, Mikel Arteta sangat jeli melihat potensi anaknya dengan dijadikan penyerang dadakan. Merino punya kemampuan finishing yang baik.
Mikel Merino sering kali menjadi penyerang dadakan untuk Arsenal. Peran itu dijalankan Merino sejak bergabung dengan The Gunners musim lalu.
Awalnya, Merino disulap menjadi penyerang karena Arsenal mengalami krisis di lini depan. Manajer Arsenal, Mikel Arteta bereksperimen menaruh Merino yang berposisi asli sebagai gelandang di depan.
Merino bisa menjadi solusi situasi sulit untuk Arsenal tersebut. Pada musim lalu, pemain asal Spanyol mampu bikin sembilan gol untuk Arsenal. Sementara di musim ini, ia baru bikin satu gol. Kemampuan mencetak golnya seolah terasah dengan Arteta menempatkannya di lini depan.
Miguel Merino mengaku sang anak memang punya kemampuan cukup baik di kotak penalti. Hal itulah yang tampaknya dilihat Arteta untuk menempatkan Merino jadi penyerang dadakan.
“Secara teknis, dia pemain yang bagus; dia punya kemampuan untuk menyelesaikan. Memang benar di Arsenal dia punya kesempatan bermain sebagai striker untuk menggantikan (Kai) Havertz. Arteta memberinya kesempatan untuk berada di dekat kotak penalti dan dia memanfaatkannya. Di samping dia punya kemampuan untuk menyeimbangkan pertahanan,” ujar Merino Sr kepada Cadena SER.
Mikel Merino juga sedang tajam-tajamnya di timnas Spanyol. La Furia Roja merasa diberkahi dengan gelandang yang kapabel memecah kebuntuan. Merino amat produktif bersama Spanyol. Ia menyumbang dua gol kala tim Matador menang 4-0 atas Bulgaria di Kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa.***
