Tekad Spanyol Kalahkan Tanjung Verde

Mikel Merino, Pemain Timnas Spanyol.

ATLANTA –  Spanyol mengawali kiprahnya di ajang Piala Dunia 2026 melawan Tanjung Verde (Cape Verde).  Laga Grup H itu berlangsung di Mercedes-Benz Stadium Atlanta, AS, Senin (15/6) pukul 23.00 WIB.

Spanyol berniat meraih poin penuh. Bagi La Furia Roja,  duel nanti menjadi langkah awal yang krusial untuk menegaskan ambisi kompetitif mereka di ajang akbar ini.

Sementara itu, laga ini menjadi momen historis bagi Cape Verde untuk menunjukkan potensi mereka sebagai negara debutan di Piala Dunia. The Blue Shark bertekad tampil maksimal melawan sang juara Eropa.

Hasil laga nanti diprediksi menghadirkan persaingan kedua tim yang bertekad meraih poin demi bersaing lolos ke 32 besar. Spanyol berpeluang mendominasi laga dengan sejumlah pengalaman mereka di ajang Piala Dunia.

Pelatih Spanyol Luis de la Fuente datang dengan tingkat kepercayaan diri tinggi. Berbekal status sebagai juara EURO 2024 dan peraih medali emas Olimpiade Paris 2024, Timnas Spanyol memegang status unggulan di Grup H.

Performa La Furia Roja di babak kualifikasi Piala Dunia 2026 zona Eropa cukup impresif. Dalam 6 pertandingan, Spanyol sukses menyapu bersih 5 kemenangan dan 1 kali imbang, dengan mencetak total 21 gol dan hanya kebobolan 2 kali.

Spanyol sedang dalam masa generasi emas dengan deretan nama besar. Kombinasi pemain andalan di lapangan tengah seperti Rodri dan Pedri, ditambah talenta muda seperti Lamine Yamal dan Nico Williams, membuat Spanyol memiliki kedalaman skuad yang cukup apik.

De la Fuente juga mengonfirmasi kondisi Yamal dan pemain lainnya yang siap tampil di laga nanti. “Ia  (Lamine Yamal) dan pemain cedera lainnya akan tersedia untuk pertandingan melawan Tanjung Verde. Namun, itu tidak berarti mereka akan bermain. Kita akan lihat bagaimana kondisi nantinya,” ujarnya dikutip dari barcauniversal.

Pemain Spanyol Mikel Merino menyebut bahwa timnya punya pemain dengan bakat yang memadai. “Kami memiliki deretan pemain hebat. Dalam hal talenta individu, kami setara dengan yang terbaik, tetapi kekuatan terbesar kami adalah kolektivitas dan kekeluargaan yang telah kami bentuk. Kami bermain sebagai sebuah tim dan saling mendukung melewati masa-masa sulit dalam turnamen yang panjang”  kata Merino dilansir dari laman FIFA.

Sementara itu  Tanjung Verde walau sebagai debutan Piala Dunia, mereka telah membangun reputasi di sepak bola Afrika sebagai tim disiplin menjaga area pertahanan, dan berbahaya saat serangan balik cepat.

Tanjung Verde tidak bisa dipandang sebelah mata. Mereka sudah sering merepotkan tim-tim unggulan di Piala Afrika (AFCON) dan kini siap membawa mentalitas tersebut ke level dunia.

Bagi Tanjung Verde, pertandingan melawan Spanyol adalah kesempatan untuk menunjukkan potensi mereka. Tujuan  mereka tentu menahan gempuran lini serang Spanyol, dan mencuri peluang lewat situasi serangan balik dan bola mati.

Menjelang Piala Dunia 2026, performa mereka juga cukup menjanjikan. Tanjung Verde meraih enam kemenangan dari tujuh laga terakhir di kualifikasi dan mengalahkan Serbia serta Bermuda dengan skor identik 3-0 dalam laga uji coba.

Penyerang Dailon Livramento menjadi salah satu pemain yang patut diwaspadai setelah mencetak empat gol dalam lima pertandingan terakhir pada kualifikasi.

Sementara itu, pengalaman Ryan Mendes dan bek Logan Costa akan menjadi modal penting menghadapi tekanan Spanyol. Namun, kualitas individu dan kedalaman skuad Tanjung Verde masih berada di bawah level tim-tim elite dunia.

Pelatih Tanjung Verde,  Pedro Leitão Brito mengaku timnya memang tidak diperhitungkan dalam ajang ini. Tapi ia menegaskan timnya akan berjuang untuk memberikan yang terbaik.

“Melawan Spanyol merupakan tantangan tersendiri bagi kami. Mereka pernah menjadi juara, baik di Eropa maupun di Piala Dunia. Tapi kami ingin tampil enjoy, menikmati pertandingan. Kami sudah siap melawan Spanyol,” kata Brito.

Berdasarkan catatan historisnya, duel Spanyol vs Cape Verde di Piala Dunia 2026 akan menjadi laga perdana kedua tim. Berdasarkan simulasi superkomputer Opta sebanyak 25.000 kali, Spanyol memenangkan 87,2 persen skenario pertandingan. Peluang hasil imbang berada di angka 8,1 persen, sedangkan kemungkinan kemenangan Tanjung Verde hanya 4,8 persen.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *