Tampil Dominan, Liverpool Gagal Atasi Perlawanan Burnley

Aksi Florian Wirtz (kiri) saat melawan Burnley.

LIVERPOOL  – Liverpool kembali meraih hasi seri di Premier League usai ditahan imbang Burnley 1-1. Sempat unggul lebih dulu, The Reds akhirnya harus puas dengan satu poin. Ini jadi hasil seri keempat secara beruntun untuk Liverpool.

Dalam laga yang digelar di Anfield, Sabtu (16/1) malam WIB itu, Liverpool unggul 1-0 di babak pertama lewat gol Florian Wirtz. Liverpool bisa saja unggul lebih besar di paruh pertama. Mereka sempat mendapat penalti, tapi eksekusi Dominik Szoboszlai menerpa mistar gawang.

Lantas Burnley mencetak gol balasan pada paruh kedua. Marcus Edwards membobol gawang Alisson Becker untuk menyamakan kedudukan.

Ini jadi hasil seri keempat secara beruntun untuk Liverpool di Premier League. Akibatnya, pasukan Arne Slot itu masih tertahan di peringkat keempat klasemen Liga Inggris dengan 36 poin dari 22 laga. Sementara itu, Burnley masih terbenam di papan bawah. Burnley menempati peringkat ke-19 dengan 14 poin.

Manajer Liverpool, Arne Slot mengakui dirinya dan para pemain memahami kekecewaan yang dirasakan para suporter.

“Di kepala saya itu bukan siulan ejekan, tetapi bentuk frustrasi. Kami harus memberi pujian kepada Burnley atas cara bertahan, menyapu bola dari garis gawang. Namun, jika kami sebagai Liverpool tidak lagi kecewa hanya bermain imbang di kandang melawan Burnley, maka ada sesuatu yang benar-benar salah. Saya sepenuhnya memahami frustrasi itu. Saya juga merasakannya, dan para pemain jelas merasakan hal yang sama seperti para suporter,”  kata Slot dikutip melalui situs resmi klub.

Secara statistik, Liverpool tampil jauh lebih dominan dengan mencatatkan 11 tembakan tepat sasaran, sementara Burnley hanya mampu melepaskan satu.

Slot menilai timnya mampu mengontrol jalannya pertandingan dengan baik, tetapi menyesalkan kelengahan lini belakang yang berujung pada gol penyeimbang Burnley.

“Saya pikir ada satu tanda peringatan besar ketika kami hampir mencetak gol bunuh diri. Peluang itu dan gol yang kami kebobolan berasal dari situasi yang serupa,” ujar Slot.

Lebih lanjut, pelatih asal Belanda itu menegaskan bahwa standar Liverpool jauh lebih tinggi daripada sekadar tidak kalah. Dia mengakui hasil yang kurang maksimal membuat para pemain kesulitan merasakan perkembangan, meski performa di lapangan menunjukkan peningkatan.

“Sulit bagi para pemain untuk merasa bahwa kami berkembang jika hasilnya tidak seperti yang kami inginkan. Standar kami lebih tinggi daripada sekadar tidak kalah. Standar kami adalah memenangkan setiap pertandingan,” kata Slot.

Florian Wirtz juga ikut kecewa. “Sangat bikin frustrasi. Kami punya banyak peluang, cukup peluang untuk menghabisi lawan lebih cepat. Ini sangat mengecewakan. Saya merasa kami sangat bagus. Sejak babak pertama, kami main bagus. Sangat mengecewakan. Rasanya seperti kalah,” ujar Wirtz seperti dilansir BBC.

Sementara  manajer Burnley, Scott Parker, memberikan pujian bagi performa para pemainnya.  Parker menilai satu poin yang didapatkan oleh timnya pada laga ini sangat berarti.

“Kedisiplinan yang kami tunjukkan, komitmen, keberanian dan keteguhan hati. Kami membuat Liverpool kesulitan. Secara keseluruhan kami tampil luar biasa. Bisa dibilang sepanjang musim ini kami telah kompetitif di sebagian besar pertandingan yang kami mainkan. Poin tidak mencerminkan hal itu, tetapi hari ini adalah poin yang sangat penting bagi kami,” ujar Parker kepada BBC Match of the Day.*** 

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *