Spanyol Lanjutkan Rekor Tak Terkalahkan

Selebrasi pemain Spanyol usai Mikel Oyarzabal (kedua dari kanan) mencetak gol ke gawang Georgia.

TBILISI – Spanyol menang meyakinkan atas tuan rumah Georgia pada laga Kualifikasi Piala Dunia 2026 Grup E. Berlaga di Dinamo Arena, Tbilisi, Minggu (16/11) dinihari WIB, Tim Matador menang telak 4-0.

Di laga itu, La Furia Roja tampil menekan sejak awal laga. Tim tamu mendapatkan hadiah penalti ketika laga baru berjalan 11 menit. Wasit menunjuk titik putih usai meninjau VAR akibat umpan Ferran Torres mengenai tangan Giorgi Gocholeishvili.

Mikel Oyarzabal yang maju sebagai eksekutor menjalankan tugasnya dengan baik dengan mengecoh Georgi Mamardashvilli. Alex Baena hampir bikin gol di menit ke-18. Sepakan jarak jauhnya menerpa tiang gawang Georgia.

Lantas Spanyol bisa menggandakan keunggulan di menit ke-22. Spanyol dengan tenang membangun serangan dari belakang. Satu sentuhan Fabian Ruiz. memberikan bola terobosan ke Martin Zubimendi yang dengan  jitu memperdayai Mamardashvili.

Spanyol menambah gol di menit ke-35. Umpan Oyarzabal dari sisi kiri bisa disontek Ferran di depan gawang jadi gol.

Di babak kedua, Oyarzabal bikin brace di menit ke-63. Giliran Ferran yang memanjakan Oyarzabal. Umpan silangnya dari sisi kanan ditanduk Oyarzabal menuju pojok kiri gawang Georgia.

Pemain pengganti Borja Iglesias punya peluang menambah pesta gol Spanyol. Tembakannya di depan gawang pada menit ke-75 tapi masih bisa dibendung Mamardashvilli.

Kemenangan ini tak hanya membuat semakin dekat ke Piala Dunia 2026 tapi juga bikin Spanyol melanjutkan rekor tak terkalahkan. Spanyol saat ini tak tersentuh kekalahan dalam 30 laga terakhir.

Catatan ini menyamai rekor tak terkalahkan Spanyol sebelumnya di era pelatih Vincente del Bosque pada 2010 hingga 2013.Di era itu, Spanyol meraih gelar Piala Dunia 2010 dan Piala Eropa 2012.

Sementara di era saat ini, kekalahan terakhir Spanyol terjadi dua setengah tahun yang lalu. Kekalahan terakhir Spanyol terjadi saat melawan Skotlandia pada Maret 2023. Setelahnya tak tersentuh kekalahan termasuk dalam perjalanan meraih gelar UEFA Nations League 2023 dan Piala Eropa 2024.

Spanyol kini berpeluang memecahkan rekor tak terkalahkan mereka sebelumnya jika tak kalah melawan Turki. Pasukan Luis de la Fuente bakal tak kalah dalam 31 laga andai tak tumbang melawan Turki.

De la Fuente menilai skuadnya tampil stabil. Ia menegaskan bahwa kemenangan besar tersebut tak lepas dari kerja para pemain. “Georgia tidak lemah, tetapi mereka menghadapi Spanyol yang bermain baik dan dengan ambisi. Itu prestasi pemain saya,”  ujarnya dilansir dari Diario AS.

De la Fuente menyebut laju tersebut sebagai alasan untuk merasa bangga terhadap skuad muda yang diasuhnya. Namun masih banyak ruang untuk berkembang dan perjalanan menuju Piala Dunia belum selesai. “Jalan masih panjang. Lebih banyak hal yang dapat dicapai, lebih banyak tonggak sejarah,” kata De la Fuente.

Pelatih berusia 64 tahun itu juga bangga bahwa tim asuhannya bisa memecahkan rekor yang pernah dicapai Spanyol era Del Bosque. “Saya merasa kagum dan bangga memiliki generasi luar biasa yang telah menjalani 30 pertandingan tanpa kalah dan melampaui torehan yang dicapai oleh pemain tak terlupakan yang kami miliki antara 2008 dan 2012. Tujuan kami adalah menjadi lebih baik setiap hari dan memikirkan Piala Dunia,” lanjut De la Fuente.

Hanya De la Fuente mengingatkan skuadnya agar tetap waspada. Meski tengah di atas angin, ia menyebut kualifikasi baru tuntas setelah laga terakhir. “Untuk menghormati rival kami harus memainkan pertandingan melawan Turki di Sevilla, dan sampai kualifikasi matematis ada kami akan melanjutkan hal yang sama,” tuturnya.

Spanyol kini kokoh di puncak klasemen Grup E. Mereka mencatatkan hasil sempurna di tujuh laga dengan 21 poin. Tim Matador unggul tiga angka dari Turki di urutan kedua.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *