Aksi Sadio Mane saat Senegal mengalahkan Mesir.
RABAT – Final Piala Afrika 2025 akan mempertemukan Senegal kontra Maroko. Sementara, Nigeria dan Mesir berebut peringkat ketiga.
Pada pertandingan semifinal kedua di Prince Moulay Abdellah Stadium, Kamis (15/1) dini hari WIB, Maroko dan Nigeria bermain imbang tanpa gol selama 90 menit dan perpanjangan waktu 2×15 menit, sehingga laga dituntaskan lewat adu penalti.
Di memen adu penalti, dua dari empat penendang Nigeria gagal yakni Samuel Chukwueze dan Bruno Onyemaechi. Dari lima eksekutor Maroko, cuma satu yang gagal yakni Hamza Igamane.
Tendangan Youssof En-Nesyri memastikan kemenangan 4-2 untuk Maroko dan akan menantang Senegal di partai final, Senin (19/1) dini hari WIB di tempat yang sama.
Senegal beberapa jam sebelumnya lebih dulu lolos ke partai puncak usai menyingkirkan Mesir dengan skor 1-0. Gol kemenangan Singa-singa Teranga dibuat Sadio Mane di menit ke-78.
Bagi Senegal, ini adalah final kedua dalam empat edisi terakhir. Gagal di 2019 karena kalah dari Aljazair, Senegal kemudian juara di 2022 lewat kemenangan adu penalti atas Mesir untuk merebut trofi Piala Afrika pertamanya.
Sementara, Maroko ingin mengakhiri puasa gelar 50 tahun di ajang ini karena terakhir memenanginya pada 1976. Itu adalah gelar satu-satunya Singa Atlas di ajang tersebut. Khusus laga Senegal kontra Mesir, itu artinya untuk ketiga kalinya, Mane membuat Salah patah hati.
Tapi, tidak ada dendam atau rasa kesal, karena keduanya bersalaman serta berpelukan di akhir laga. “Good Luck, Sadio,” bisik Salah saat memeluk Mane dalam video yang diunggah akun X @CAF_Online.***
