Real Madrid Wajib Lakukan Pembenahan!

Raul Asencio, Pemain Pemain Madrid.

MADRID – Real Madrid gagal meraih prestasi bagus di ajang Piala Dunia Antarklub 2025. Kiprah mereka dihentikan Paris Saint-Germain (PSG) pada babak semifinal dengan skor telak 0-4 dalam laga yang digelar di MetLife Stadium, New Jersey, Kamis (10/7) dini hari WIB.

Hasil ini tentu menjadi pukulan bagi pelatih Xabi Alonso di awal kepelatihannya. Maka, wajib lakukan pembenahan yang berarti jelang kompetisi 2025/2026.

Alonso  sendiri mengaku timnya kehilangan jati diri. “Kami kehilangan jati diri kami, tidak menunjukkan semangat juang yang jadi ciri khas Real Madrid. Ini menyakitkan, tapi kami harus menghadapinya. Akan kami jadikan bahan bakar kami untuk bangkit lagi,” ujar Alonso dilansir dari DAZN.

Pemain Madrid Raul Asencio merasa tampil buruk dalam menjaga pertahanan timnya. Dia pun meminta maaf di media sosial.

Asencio membuat dua blunder di dua laga fase grup. Dia menyebabkan Madrid mendapatkan hadiah penalti saat melawan Al Hilal dan diganjar kartu merah saat melawan Pachuca.

Setelah menjalani hukuman kartu merah, Asencio dibiarkan Alonso di bangku cadangan saat melawan Juventus pada fase 16 besar. Asencio juga cuma main lima menit dalam keberhasilan Los Blancos mendepak Borussia Dortmund di perempatfinal.

Asencio kembali menjadi starter saat Madrid melawan Paris Saint-Germain. Asencio cuma main sampai menit ke-64 dan Madrid sudah dalam posisi tertinggal 0-3, yang akhirnya menyerah 0-4.

“Madridistas, musim yang mewujudkan impian saya menjadi bagian dari klub terbaik di dunia akan segera berakhir, tetapi berakhir dengan cara yang paling tidak saya duga. Saya merasa tidak memenuhi harapan saya di Piala Dunia Antarklub yang menuntut segalanya. Sekarang saatnya untuk beristirahat dan mengisi ulang energi. Semoga liburan Anda menyenangkan, dan sekarang dan selamanya, HALA MADRID! Menghitung hari hingga saya kembali ke Bernabeu,” kata Asencio di Instagram.

Kiper Real Madrid, Thibaut Courtois kecewa akan hasil itu. Tapi, Courtois enggan lama-lama murung dan mau ambil sisi positifnya. “Kekalahan yang telak, tapi ini jadi pelajaran buat tim. Terkadang, kami butuh tamparan seperti ini supaya kami tahu harus lebih bekerja keras,” tegasnya dilansir dari DAZN.

Skuad Real Madrid sedang berlibur dan kembali jalani latihan pramusim sebelum Liga Spanyol musim 2025/2026 main di pertengahan Agustus nanti. Courtois minta rekan-rekannya untuk kembali bangkit dan persiapkan diri sebaik-baiknya.

“Kami harus tingkatkan level. PSG dalam hal ini adalah kampiun Liga Champions, yang mana terus tampil bagus di ajang Piala Dunia Antarklub,” tutupnya.

Duet superstar Real Madrid Kylian Mbappe dan Vinicius Junior lagi disorot tajam. Alonso didukung membereskan masalah itu.

Di pertandingan melawan PSG, Mbappe dan Vinicius minim membantu pertahanan El Real. Padahal, Xabi Alonso menginginkan pertahanan kolektif.

Mantan pemain bintang Madrid, Gareth Bale, percaya Alonso akan membuat serangkaian perubahan.  “Saya rasa jika Anda melihat apa yang sudah dia lakukan di Leverkusen, ya, dan sekarang dia bisa dibilang punya pemain-pemain yang lebih baik untuk diajak bekerja dan saya membayangkan anggaran belanja pemain yang lebih besar,” kata mantan pemain nasional Wales itu kepada ESPNFC TV.

Alonso diyakini tidak akan segan untuk memarkir pemain-pemain yang tak menerapkan ide-idenya di atas lapangan, sekalipun Mbappe dan Vinicius Junior. “Jadi, kurasa Xabi mendapatkan rasa hormat dari para pemainnya dan mereka akan bermain untuk dia. Jadi saya menduga ada perubahan-perubahan besar, dan aku berekspektasi mereka untuk bermain seperti yang dia mau dan jika tidak, kurasa Xabi tidak takut untuk menepikan siapapun,” ucap Bale.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *