Laga PSG kontra Paris FC.
PARIS – Paris Saint-Germain (PSG) tersingkir dari ajang Coupe de France 2025/2026 usai kalah 0-1 dalam laga derby melawan Paris FC di babak 32 besar.
Bermain di Parc des Princes, Paris, Selasa (13/1) dini hari WIB, PSG menurukan skuad terbaiknya. Namun anak asuh Luis Enrique malah tak berdaya.
Usai ditahan tanpa gol pada babak pertama, PSG bobol juga di babak kedua. Paris FC unggul lewat gol Jonathan Ikone pada menit ke-74.
Hasil ini membuat PSG terhenti di babak 32 besar Coupe de France. Ousmane Dembele dan kolega gagal menjaga trofi yang musim lalu dimenangkannya.
Kekalahan ini juga jadi pertanda PSG gagal mengulang sukses treble mereka musim lalu. Musim lalu, PSG menjuarai Coupe de France usai mengalahkan Reims 3-0 di final. Kini PSG tinggal punya Ligue 1 dan Liga Champions untuk dipertahankan di akhir musim.
Di Ligue 1, PSG saat ini berada di posisi kedua klasemen dengan 39 poin dari 17 laga, selisih satu poin dari Lens di posisi puncak. Di Liga Champions, PSG sementara duduk di posisi ketiga dengan 13 poin dari enam laga.
Pelatih Paris Saint-Germain, Luis Enrique mengaku sangat kecewa dengan hasil ini karena PSG menderita kekalahan setelah tampil dominan dan mampu menciptakan banyak peluang.
Enrique menyebut PSG tak layak untuk menderita kekalahan. Namun di sisi lain, Enrique juga menyadari bahwa di dunia sepak bola, hasil sebuah pertandingan terkadang tidak mencerminkan dari penampilan tim yang menderita kekalahan.
“Kecewa dengan hasilnya dan karena kami tidak mencetak gol, tetapi sejauh menyangkut pertandingan itu sendiri, saya pikir itu adalah pertandingan tingkat tinggi. Kami adalah tim yang lebih baik dan menciptakan banyak peluang. Di babak pertama, kami melakukan counter-press dengan baik. Saya pikir itu adalah penampilan yang sangat lengkap,” kata Enrique seperti dilansir dari laman resmi klub.***
