JAKARTA(LB)– Polda Metro Jaya mengerahkan 4.961 personel gabungan untuk mengamankan aksi penyampaian pendapat sejumlah elemen masyarakat dan mahasiswa di wilayah hukum Polda Metro Jaya, Rabu (17/6).
Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol. Budi Hermanto mengatakan, personel akan ditempatkan di sejumlah titik seperti kawasan Monas, Bundaran HI/Dukuh Atas, Gedung DPR/MPR RI, serta titik pengaturan lalu lintas di sekitarnya.
“Personel ditempatkan di sejumlah titik agar kegiatan dapat berjalan aman, tertib, dan kondusif,” ujar Budi.
Rinciannya, 3.147 personel dari jajaran Polda Metro Jaya, 500 personel TNI, 1.300 personel BKO Mabes Polri, dan 14 personel Damkar disiagakan untuk mendukung pengamanan.
Budi menegaskan, pola pengamanan mengedepankan pendekatan humanis, persuasif, dan terukur. Petugas di lapangan diminta menghindari sikap arogan serta tindakan yang dapat memicu ketegangan.
“Kami hadir untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat. Anggota diarahkan bertindak humanis, persuasif, dan sesuai prosedur,” katanya.
Untuk kelancaran lalu lintas, Polda Metro juga menyiapkan personel lalu lintas. Rekayasa arus akan dilakukan situasional sesuai perkembangan di lapangan.
“Pengaturan lalu lintas bersifat situasional. Kami imbau masyarakat menyesuaikan perjalanan dan mengikuti arahan petugas,” jelasnya.
Polda Metro mengimbau peserta aksi menyampaikan pendapat secara damai dan tertib. Masyarakat diminta menjaga situasi kamtibmas agar aktivitas umum tetap berjalan lancar.
“Kami menghormati hak masyarakat menyampaikan pendapat. Mari bersama jaga Jakarta tetap aman dan kondusif,” pungkas Budi.
