Performa MU Terus Menggeliat

Selebrasi Benjamin Sesko usai menjadi penentu kemenangan Manchester United atas Fulham.

MANCHESTER – Manchester United (MU) meraih kemenangan ketiga berturut-turut di Liga Inggris. Terbaru, saat bermain di Old Trafford,  Minggu (1/2) malam WIB, melawan Fulham, MU memenangi permainan dengan skor 3-2.

Setan Merah unggul dua gol lebih dulu melalui Casemiro dan Matheus Cunha. Fulham menyamakan kedudukan lewat gol penalti Raul Jimenez dan Kevin. Sebelum pemain pengganti Benjamin Sesko memastikan kemenangan MU usai mencetak gol di injury time.

Sebelumnya MU juga mengalahkan Manchester City dan Arsenal. Bruno Fernandes dkk bertahan di posisi empat klasemen Liga Inggris setelah mengumpulkan 41 poin, unggul satu angka dari Chelsea (5). Sementara itu Fulham bertengger di peringkat kedelapan dengan perolehan 34 poin.

Manajer interim MU, Michael Carrick, mengatakan hasil ini terasa lebih dari sekadar kemenangan. “Pastinya ada hal yang menggembirakan. Kami ingin orang-orang datang dengan gairah seperti itu, mencari sesuatu agar terjadi dan merasakan kegembiraan karenanya. Para suporter pulang ke rumah dengan gembira dan menantikan pertandingan berikutnya,” kata Carrick di laman resmi MU.

Ia mengatakan, timnya ingin melakoni satu per satu pertandingan. “Namun, kami tidak mau berpikir terlalu jauh. Jawaban klasik: benar-benar melakoni satu per satu pertandingan. Kami bisa bermain lebih baik lagi dan masih ada banyak yang bisa kami perbaiki di aspek-aspek permainan yang berbeda,” tuturnya.

Sejauh ini Carrick selalu memenangkan laga bersama MU. “Tiga kemenangan berturut-turut itu bagus, tapi kami mau lebih. Mudah-mudahan, kami bisa memenangi pertandingan dengan sedikit lebih nyaman, tapi dalam beberapa hal, ketika kemenangannya dicapai dengan cara seperti itu, rasanya lebih dari sekadar kemenangan dan perasaan itu menyebar ke banyak orang,”  kata Carrick.

Benjamin Sesko tampil sebagai pahlawan MU. Ia sudah lama memimpikan momen seperti ini. Sesko sebelumnya sempat hampir menciptakan dampak instan setelah bola sundulannya menghantam tiang gawang Fulham.

Di laga ini, Sesko menerima umpan silang Amad Diallo dari sayap kanan di tengah kotak penalti. Sesko memutar badannya lalu melepaskan tembakan kaki kanan ke  jala gawang Fulham.

“Mencetak gol di kandang sendiri dan mencetak gol kemenangan itu luar biasa. Saya sudah memimpikan tentang ini dan memimpikan bahwa bisa melakukannya. Kami semua tahu sebagai tim bahwa betapa pentingnya kemenangan-kemenangan ini. Kami sedang dalam laju yang sangat bagus, dan kami cuma berharap bahwa kami bisa terus bekerja keras seperti itu untuk memenangi pertandingan. Aku sangat senang karena aku bisa membantu tim. Kami bisa melanjutkan rangkaian kemenangan kami sekarang,”  kata  Sesko dilansir Sky Sports.

Sesko menyebut Carrick telah membuat Setan Merah lebih kreatif dan menikmati permainan. “Benar, ia telah menyampaikan hal-hal tersebut berkali-kali kepada tim. Itulah tepatnya yang sedang kami lakukan. Namun, tidak hanya itu, Anda dapat melihat betapa keras kami bekerja demi satu sama lain saat tanpa bola, dan hal itu juga berkontribusi pada hasil yang baik pada akhirnya. Tingkat kerja keras kami jelas berbeda. Semua orang fokus dan menutup ruang masing-masing. Pada akhirnya, itulah yang terpenting,” ,” kata Sesko.

Khusus bagi Bruno Fernandes, ia  tetap bersinar. Ia sekali lagi membuktikan diri sebagai tukang gendong MU. Pasalnya,  gelandang 31 tahun itu menjadi motor permainan dan menandai penampilannya dengan dua asis. Pertama untuk Casemiro yang membuka keunggulan MU, lalu kedua untuk Sesko yang memenangkan tiga poin di injury time.

Itu menjadi asis ke-12 Fernandes di Premier League musim ini. Tidak ada pemain yang menciptakan asis lebih banyak darinya. Fernandes juga sudah mengumpulkan tujuh asis dari bola mati dan lagi-lagi menjadi yang teratas. Ini belum seberapa, pemain internasional Portugal tersebut juga memuncaki aspek kreasi-kreasi peluang dan umpan terobosan.

Dengan 12 asis sejauh ini, eks pemain Udinese dan Sampdoria itu dalam jalur tepat untuk mengejar rekor asis dalam semusim. Rekor itu, yang berada di angka 20, saat ini dipegang oleh dua pemain yakni Thierry Henry dan Kevin de Bruyne.

Sementara pelatih Fulham, Marco Silva, mengaku sangat kecewa. Ia menilai timnya tampil sangat baik dan menunjukkan semangat juang tinggi karena sempat berhasil menyamakan kedudukan setelah tertinggal dua gol lebih dulu.

“Saya sangat kecewa.Kami kembali menunjukkan karakter, sikap dan komitmen kami. Itu adalah reaksi yang luar biasa dari kami semua.Para pemain yang masuk membantu tim dan para pemain yang selalu ada juga membantu. Itu adalah reaksi yang luar biasa dari kami semua. Sayangnya kami tidak mendapatkan poin, tetapi kami mendapatkan lebih banyak hal dari pertandingan ini,” ujar Silva kepada BBC.

Silva juga menyebut timnya menderita kekalahan karena ada beberapa keputusan wasit yang merugikan The Cottagers. “Saya merasakan apa yang dirasakan para pemain saya dan para penggemar kami, tetapi kami harus menghormati orang-orang yang bertanggung jawab. Saya tahu mengapa penalti diberikan. VAR mengambil arah yang sama sekali berbeda untuk menemukan tendangan bebas yang bukan alasan mengapa penalti diberikan,” tuturnya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *