Performa Chelsea Disebut Menyedihkan Usai Kalah dari Arsenal

Chelsea saat dikalahkan Arsenal.

LONDON – Performa Chelsea disorot usai kalah dari Arsenal di semifinal Carabao Cup. Mantan pemain Arsenal, Paul Merson, kecewa Chelsea tak berjuang keras memberikan perlawanan ke The Gunners. Hal itu bikin The Blues menyedihkan.

Chelsea harus mengubur mimpi ke final Carabao Cup. Hal tersebut terjadi usai The Blues kalah 0-1 dari Arsenal pada laga leg kedua semifinal di Emirates Stadium, Rabu (4/2) dinihari.

Gol tunggal kemenangan Arsenal dibuat mantan pemain Chelsea, Kai Havertz. The Blues kalah secara agregat 2-4 dari Arsenal. Pada leg pertama, Chelsea kalah 2-3 dari Arsenal di Stamford Bridge.

Chelsea sebenarnya mampu tampil lebih dominan di laga ini. Mereka mencatatkan 55 persen penguasaan bola dibanding Arsenal yang hanya 45 persen.

Namun, Chelsea kesulitan bikin peluang berbahaya. Mereka cuma mencatatkan dua tembakan ke arah gawang dari 11 percobaan yang dilepaskan.

Merson begitu kecewa dengan penampilan Chelsea di laga ini. Ia menilai Chelsea begitu menyedihkan karena tak berusaha berjuang keras dalam kondisi tertinggal secara agregat. Padahal Chelsea punya kapasitas untuk melakukan hal tersebut. Menilik dari mereka punya banyak pemain berkualitas dan juga punya pengalaman di kompetisi level atas.

“Saya mati rasa, tercengang. Saya tidak percaya apa yang baru saja kulihat. Sungguh, saya tidak percaya apa yang baru saja kulihat.  Mereka memiliki pemain level internasional, seorang pemenang Piala Dunia. Mereka memiliki pemain di seluruh dunia,  ini bukan tim empat atau lima terbawah, mereka baru saja datang ke sini, mereka seharusnya menangis karena mereka tidak pernah berusaha menciptakan kesempatan,” ujar Merson dikutip dari Sky Sports.

Ia seakan tidak percaya dengan hasil laga tersebut. “Saya kehilangan kata-kata, saya tidak percaya apa yang baru saja terjadi. Mereka tersingkir dengan cara yang sangat menyedihkan di semifinal kompetisi besar,” jelasnya.

Manajer Liam Rosenior menyebut tersingkirnya Chelsea lebih dipengaruhi performa kurang maksimal di pertemuan pertama. Saat itu timnya kehilangan sejumlah pemain karena virus dan ia sendiri baru beberapa hari gabung.

Namun baginya, performa Chelsea menunjukkan mereka ada di jalur yang tepat. Enzo Fernandez dan kolega mampu menguasai bola dan menekan Arsenal, meski masih butuh polesan.

“Pada pertemuan pertama kami kena virus flu. Itu bukan alasan ya, itu kenyataan. Kami kena virus flu dan harus mengubah tim di hari pertandingan. Saya juga baru tiba di klub empat hari. Bagi saya, kekecewaannya ada pada tidak lolos. Kalau Anda melihat level organisasi permainan dari laga itu hingga hari ini, dalam hal mengontrol pertandingan, dalam hal mengambil inisiatif, saya sangat-sangat puas dengan arah penampilan kami,” ujar Rosenior dikutip Sky Sports.

Sementara Enzo Fernandez  mengajak rekan-rekannya untuk bangkit dan fokus ke laga-laga selanjutnya. “Kekalahan adalah hal yang menyakitkan. Tapi kami harus melihat ke depan, menatap banyak laga dan terus memperbaiki kelemahan yang  ada,” tandas Enzo di situs klub.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *