Pemprov DKI Tertibkan Parkir dan Jukir Liar di 15 Titik

Petugas Dinas Perhubungan DKI Jakarta mencabut pentil kendaraan yang parkir liar di Jakarta Pusat, Senin (8/6).

JAKARTA (LB)- Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta menertibkan parkir dan juru parkir (jukir) liar di 15 titik di wilayah Jakarta untuk menciptakan ketertiban, keamanan, dan kenyamanan bagi masyarakat.

“Penertiban dilakukan melalui Operasi Cabut Pentil, penderekan, dan penertiban juru parkir liar,” kata Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) DKI Jakarta, Budi Awaluddin saat memimpin kegiatan Apel Gabungan bersama Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP), Dinas Sosial DKI Jakarta, TNI dan Polri dalam rangka “Operasi Penertiban Parkir Liar” di Jakarta, Senin (8/6).

Budi mengatakan lokasi penertiban itu, antara lain di Jakarta Barat, yakni Cengkareng, Kalideres, dan Kembangan. Kemudian di Jakarta Pusat, yaitu di Jalan Kebon Sirih, Jalan Wahid Hasyim, dan kawasan Thamrin City.

Lalu di Jakarta Selatan, yaitu di Jalan Kasablanka, Jalan Rasuna Said, Jalan Dr. Satrio. Selanjutnya, di Jakarta Utara, tepatnya di Kelapa Gading, Pademangan, Pluit.

Sementara di Jakarta Timur, penertiban dilakukan di Jatinegara Timur, Jatinegara Barat, dan Stasiun Jatinegara.

Budi menyebutkan kegiatan penertiban itu dilakukan oleh petugas Dishub DKI bersama dengan Satpol PP, Dinas Sosial, jajaran TNI dan Polri, Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil, serta Dinas Tenaga Kerja, Transmigrasi, dan Energi, dengan total keseluruhan 600 personel.

Operasi tersebut juga didukung dengan 25 kendaraan operasional, 10 mobil derek, dan lima mobil operasional Dishub, serta Satpol PP, dan Dinas Sosial masing-masing lima mobil rangkaian.

Budi mengatakan kegiatan penertiban itu dilakukan mulai hari ini selama sepekan penuh, kemudian dilakukan secara berkelanjutan.

“Kami lakukan setiap hari dalam satu minggu ini. Lalu, minggu kedua, tiga kali dalam seminggu, dan minggu ketiga, selanjutnya dua kali dalam seminggu, dan secara berkelanjutan,” tutur Budi.

Sementara itu, evaluasi dilakukan setiap satu bulan.

Merujuk data Cepat Respon Masyarakat (CRM), terdapat 3.246 laporan masyarakat terkait parkir liar, dan menduduki urutan kedua dalam laporan masyarakat. “Laporan pertama, yang paling banyak tentang jalan, yang kedua tentang parkir liar dan juru parkir liar. Berdasarkan analisa monitoring media pada bulan Mei, isu parkir liar mencapai 253 pemberitaan dengan sentimen negatif,” ungkap Budi. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *