Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Jupiter.
JAKARTA (LB)- Anggota Komisi B DPRD DKI Jakarta, Jupiter meminta Pemerintah Provinsi (Pempro) DKI Jakarta, khususnya Dinas Sumber Daya Air serta Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman agar mengalokasikan anggaran untuk membangun fasilitas sanitasi komunal di kawasan padat penduduk.
“Pemerintah harus hadir melalui program dan anggaran, bukan hanya mengandalkan CSR (tanggung jawab perusahaan),” kata Jupiter dalam keterangan di Jakarta, Senin (6/7).
Dia mengatakan sanitasi, keselamatan jalan, serta akses air bersih masih menjadi kebutuhan mendesak masyarakat saat ini.
Menurut Jupiter, berbagai persoalan tersebut harus segera ditangani agar pembangunan Jakarta tidak hanya berorientasi pada infrastruktur berskala besar, tetapi juga menyentuh kebutuhan dasar warga.
Oleh karena itu, dia meminta Pemprov DKI agar memprioritaskan pemerataan layanan dasar di permukiman padat.
“Pembangunan harus dirasakan sampai ke lingkungan permukiman,” ujar Jupiter. Dia pun berharap perbaikan layanan dasar menjadi prioritas pembangunan Jakarta sehingga manfaatnya dirasakan secara merata.
Lebih lanjut, dia menyoroti persoalan sanitasi di RW 03, Keagungan, Tamansari, Jakarta Barat. Berdasarkan aspirasi warga, sekitar 120 rumah belum memiliki tangki septik (septic tank). Akibatnya, sebagian warga masih membuang limbah ke aliran kali.
Kondisi tersebut, lanjut Jupiter, tidak sejalan dengan upaya Jakarta menjadi kota global.
Selain itu, dia menyebutkan persoalan sanitasi juga terjadi di kawasan Palmerah, Sukabumi Selatan, dan Srengseng.
“Masih ada warga yang belum menikmati sanitasi layak. Ini harus menjadi perhatian,” tegas Jupiter. *
