Pemprov DKI Bangun Speed Bump di Simpang Fatmawati

Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo.

JAKARTA (LB)- Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, mengungkapkan, proyek pekerjaan di wilayah Simpang Fatmawati–TB Simatupang, Jakarta Selatan, merupakan pembangunan speed bump (polisi tidur atau alat pembatas kecepatan), bukan proyek galian.

Pembangunan speed bump bertujuan meningkatkan kenyamanan dan keselamatan pejalan kaki. “Di Simpang Fatmawati ini kami sedang melakukan pembuatan speed bump. Speed bump ini mendirikan trotoar di posisi di simpang supaya itu buat fasilitas pejalan kaki,” ujar Kepala Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Heru Suwondo, di Kebayoran, Jakarta Selatan, Senin (13/10).

Heru menjelaskan, pembangunan speed bump dilakukan di empat ruas jalan di persimpangan tersebut. Fasilitas ini berfungsi sebagai penyeberangan yang ditinggikan agar kendaraan melambat dan pejalan kaki dapat menyeberang dengan lebih aman.

Ia menambahkan, sebagian pekerjaan sudah rampung dan jalur yang selesai dikerjakan telah dibuka kembali untuk lalu lintas.

“Biasanya pengerjaan speed bump itu cepat, enggak sampai empat hari. Di Fatmawati sebagian sudah selesai, tapi minggu depan kami lanjut di titik lainnya,” ujarnya.

Selain membangun speed bump, Dinas Bina Marga juga merapikan trotoar di sekitar simpang agar area tersebut lebih tertata dan ramah bagi pengguna jalan.

Meski begitu, Heru tak menampik banyaknya aktivitas galian di sejumlah ruas jalan Jakarta sering membuat warga mengeluh. Ia menjelaskan, tidak semua proyek galian dilakukan oleh Dinas Bina Marga. “Saya juga pusing, jalan habis saya aspal digali lagi. Tapi galian-galian itu bukan kegiatan kami. Banyak yang berasal dari utilitas seperti SPALD (proyek galian air limbah) dan Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM),” ujarnya. Heru menegaskan, Bina Marga fokus memastikan agar kondisi jalan pasca-pekerjaan utilitas dapat dikembalikan seperti semula sehingga tidak mengganggu kenyamanan masyarakat. “Kami ini sebenarnya hanya memberikan rekomnya saja, pengembalian kondisinya,” ucap Heru. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *