Pelajar Tangsel Diminta Manfaatkan Layanan Bus Sekolah Gratis

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan saat mengecek bus sekolah yang siap beroperasi pada awal pekan depan.

TANGSEL (LB)- Pemerintah Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Banten meminta pelajar untuk memanfaatkan layanan armada bus sekolah yang siap beroperasi pada hari pertama masuk sekolah atau masa pengenalan lingkungan sekolah (MPLS) pada Senin (13/7).

Wakil Wali Kota Tangerang Selatan, Pilar Saga Ichsan di Tangerang, Minggu (12/7), mengatakan seluruh armada telah menjalani pemeriksaan menyeluruh, mulai dari penggantian ban, uji berkala kendaraan (KIR), hingga servis selama masa libur sekolah agar dapat memberikan pelayanan yang aman dan nyaman bagi para pelajar.

“Seluruh armada juga telah menjalani uji berkala dan pemeriksaan menyeluruh, sehingga insya Allah siap kembali beroperasi melayani para pelajar setiap hari sekolah,” ujar Pilar.
Berdasarkan data, pelajar yang menggunakan bus sekolah selama setahun mencapai 95 ribu siswa. Oleh karena itu, Pemerintah Kota Tangerang Selatan berupaya menambah armada secara bertahap agar semakin banyak pelajar yang dapat memanfaatkan fasilitas tersebut.

“Insya Allah ke depan akan terus kami optimalkan dan mudah-mudahan jumlah armada dapat ditambah, baik tahun ini maupun tahun depan, sehingga semakin banyak pelajar yang dapat memanfaatkan layanan ini. Animo masyarakat terhadap bus sekolah gratis sangat tinggi,” ujarnya.

Khusus bagi anak berkebutuhan khusus, Pemerintah Kota Tangerang Selatan menyiapkan armada khusus yang memungkinkan orang tua mendampingi anak selama perjalanan menuju Sekolah Khusus (SKH).

“Untuk anak berkebutuhan khusus, orang tua diperbolehkan ikut mendampingi di dalam bus, karena mereka membutuhkan perhatian khusus. Pengemudi dan kondektur yang bertugas juga kami pertahankan orang yang sama agar memahami karakter anak-anak yang mereka dampingi,” kata Pilar.

Pilar memastikan kenaikan harga bahan bakar minyak (BBM) tidak akan mengganggu operasional bus sekolah gratis. Ia menyebut Pemkot Tangsel telah melakukan pergeseran anggaran sekitar Rp400 juta untuk menutup kekurangan biaya operasional akibat penyesuaian harga BBM.

Apabila terjadi perubahan harga BBM di masa mendatang, pemerintah akan kembali melakukan penyesuaian anggaran agar layanan transportasi gratis bagi pelajar tetap berjalan tanpa mengurangi kualitas pelayanan. “Kami ingin memastikan seluruh anak dapat berangkat ke sekolah dengan aman, nyaman, dan tanpa terbebani biaya transportasi. Itu merupakan komitmen pemerintah,” kata dia. *

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *