PBM UAI Bersama Ming Bao Ji Gelar Kegiatan Budaya Bertajuk Teh untuk Dunia–Keselarasan Teh dan Tubuh

Prosesi pengguntingan pita.

JAKARTA (LB)—PBM UAI (Pusat Bahasa Mandarin Universitas Al-Azhar Indonesia) bekerja sama dengan perusahaan teh Ming Bao Ji  menyelenggarakan kegiatan budaya bertajuk “Teh untuk Dunia–Keselarasan Teh dan Tubuh”, di  Atrium Hall Lantai G Mall Taman Palem, Cengkareng Timur, Jakarta Barat, Sabtu (19/7/2025).

          Kegiatan ini bertujuan menggunakan teh sebagai medium untuk mempromosikan budaya 24 musim tradisional Tiongkok dan seni minum teh, sekaligus mempererat pertukaran budaya dan hubungan antar masyarakat Tiongkok dan Indonesia.

Wang Siping membubuhkan tinta ke barongsai.
Dr. Faisal Hendra membubuhkan tinta ke barongsai.

          Hadir dalam acara tersebut Atase Kebudayaan Kedubes Tiongkok untuk Indonesia Wang Siping, Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan & Alumni UAI Dr. Faisal Hendra, Wakil Presiden Institut Konfusius (Pusat Bahasa Mandarin) UAI Drs Murni Djamal, He Haibao (Perwakilan Perusahaan Teh Ming Bao Ji), Ketua Perkumpulan Hakka Indonesia Sejahtera Sugeng Prananto, dan Rudy Susanto (Komisaris PT Bangun Cipta Karya Perkasa).

          Dalam kata sambutannya, He Haibao selaku perwakilan perusahaan teh Ming Bao Ji menyampaikan bahwa perusahaannya telah hadir selama beberapa tahun di Indonesia untuk membangun kerja sama dengan industri-industri yang ada di Indonesia.

Para tamu kehormatan berfoto bersama usai membubuhkan tanda tangan di atas lukisan.

          Dan kedepannya Ming Bao Ji akan membentuk produksi ekosistem hijau. Dimana nantinya akan membantu teh di Tiongkok dan di Indonesia untuk saling berkolaborasi menciptakan pertukaran budaya dan mewujudkan ekosistem berkelanjutan.

          Pada kesempatan yang sama Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan & Alumni UAI Dr Faisal Hendra mengatakan bahwa teh merupakan daun ajaib dari timur yang menjadi bagian tak terpisahkan dari peradaban Tiongkok selama lebih dafri 5000 tahun.

          Menurutnya, teh bukan hanya simbol dari warisan budaya, namun juga jembatan penghubung antara bangsa Tiongkok dengan Indonesia.

          Teh senantiasai memainkan peranan penting sebagai duta peradaban dan penghubung antar manusia.

Penandatanganan Nota Kesepahaman (MoA) antara PBM UAI dan Ming Bao Ji.

          “Melalui momen ini kita menjalin persahabatan lewat teh, bukan sekedar menikmati aroma dan rasanya melainkan juga menyerap nilai-nilai kearifan timur yang tercermin dalam prinsip harmoni dalam keberagaman,” ujarnya.

Pertunjukan seni minum teh dan alat musik Guzheng.

          Kegiatan budaya ini menampilkan berbagai sajian seperti menikmati langsung budaya teh dalam 24 musim, pertunjukan seni tradisional Tiongkok dan Indonesia (barongsai, tarian tradisional Indonesia, peragaan busana Hanfu, pertunjukan seni minum teh dan alat musik Guzheng).

Selain itu diadakan juga penandatanganan Nota Kesepahaman (MoA) antara PBM UAI dan Perusahaan Teh Ming Bao Ji. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *