Andre Onana, Mantan Kiper MU.
MANCHESTER – Andre Onana cabut dari Manchester United (MU), dipinjamkan ke klub Turki Trabzonspor selama semusim, tanpa opsi pembelian permanen. Legenda klub, Rio Ferdinand bersyukur.
Dilansir dari Mirror, Ferdinand yang adalah legenda MU mengatakan, sudah saatnya klub bersih-bersih dari pemain yang kurang performanya.
“Saya pikir Omar Berrada, yang menjalankan operasional sepak bola di klub, saya rasa dia telah menegaskan bahwa mereka tidak akan membiarkan pemain-pemain yang tidak layak berada di klub lagi. Mereka tidak akan membiarkan pemain-pemain yang tidak cukup bagus, belum berkinerja cukup baik, atau bukan orang yang tepat untuk berada di klub. Dia tidak akan membiarkan mereka seperti bau busuk. Saya pikir, sudah terlalu lama, kita memiliki hal-hal seperti itu di klub,” ujar Ferdinand
Ferdinand berujar, Manchester United sudah jalankan bisnis transfer pemain yang buruk dalam beberapa tahun terakhir. Tak sedikit pemain dibeli dengan harga tinggi, lalu sulit dilepas karena sepi peminat. Kalau pun dilepas, harga jualnya merosot.
“Kami terpaksa mempertahankan pemain karena situasi keuangan buruk yang dihadapi klub dan kami terpaksa menahan mereka di sini, duduk bersama mereka. Serta, harus menanggung derita beberapa pemain ini,” ungkapnya.
MU sebaliknya sudah dapatkan kiper muda, Senne Lammens. Soal Onana, andai kiper asal Kamerun itu nantinya main bagus di Liga Turki, Setan Merah berharap bisa menjualnya dengan harga yang lumayan tinggi.
Mantan bek MU Phil Jones menyebut menjadi kiper Setan Merah memang harus tahan banting. “Jadi (kiper) nomor satu di United, Anda harus punya kulit badak. Seragam Manchester United itu berat. Yang paling penting adalah kiper tenang dan bisa mengatasi situasi tertentu. Dia harus berwibawa dan tidak bingung saat ada umpan silang. Kalau kiper bikin kesalahan, itu menular dengan sangat cepat dan menyebar ke barisan pertahanan. Jika kiper bikin kesalahan, rasanya hampir seperti Anda tidak bisa mengeluarkannya dari sistem sampai pertandingan berikutnya,” ujar Jones seperti dilansir BBC.***
