Ole Romeny dan Marselino Ferdinan.
OXFORD – Ole Romeny jadi bintang baru di Timnas Indonesia. Ia angkat bicara tentang Indonesia, Patrick Kluivert dan rekan-rekan di timnas.
Ia bercerita bagaimana ia jatuh cinta dengan Indonesia. Striker Oxford United itu punya pengalaman tak terlupakan. Hal itu diungkap Romeny saat diwawancara media Voetbalzone.
Romeny Pemain yang punya darah Indonesia dari neneknya itu pernah datang ke Indonesia pada November tahun lalu. “Semuanya terasa tepat, jadi bagi saya itu terasa sangat cepat. Ketika saya melihat semua orang di Indonesia, saya langsung terpikat. Dalam kunjungan itu, saya pergi ke sebuah desa miskin, di mana saya bermain sepakbola dengan sekelompok anak kecil. Sekarang saya menjadi pesepakbola profesional, tujuan terbesar saya adalah menginspirasi anak-anak,” kata Romeny.
Ia mengaku, mimpi menjadi pemain sepakbola kini sudah jadi nyata. “Sebagai pemain internasional Indonesia, mimpi itu telah menjadi kenyataan. Negara ini memiliki begitu banyak potensi dan saya sangat ingin berkontribusi untuk itu,” ujar Romeny.
Terkait Kluivert. Romeny menilai pelatih asal Belanda itu sangat memahami dirinya sebagai striker.
Polesan Kluivert membuat Romeny bikin dua gol pada dua laga pertamanya berseragam Timnas Indonesia. Striker Oxford United itu membobol gawang Australia dan Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.
“Sebelum periode internasional ini, kami melakukan beberapa kali panggilan telepon dan kontak melalui WhatsApp. Di antaranya, dia mengatakan kepada saya bagaimana dia melihat saya sebagai pesepakbola dan apa peran saya di Timnas Indonesia,” kata Romeny.
Romeny menyebutkan Kluivert memberikan keleluasaan kepadanya dalam bermain. “Patrick, tidak seperti banyak pelatih lain, merasakan bagaimana menangani pemain-pemain tertentu. Dia mengerti betul kebebasan yang saya butuhkan sebagai seorang striker dan telah mengalami banyak hal. Untuk karier seperti itu, saya hanya bisa menghormatinya. Sangat luar biasa bisa bekerja sama dengannya,” kata pemain berusia 24 tahun itu.
Bicara tentang timnas, Romeny terkesan dengan penampilan Marselino Ferdinan dan Rizky Ridho. Ia memuji keduanya sebagai bintang muda Timnas Indonesia.
Marselino, rekan setim di Oxford United, bisa menyumbang assist untuk Romeny saat Indonesia mengalahkan Bahrain pekan lalu. Romeny mengungkap betapa dekatnya ia dengan Marselino.
“Beruntungnya, saya bersama rekan setim saya, Marselino Ferdinan, teman baik saya di Oxford United. Rasanya dia sudah seperti adik saya sendiri. Seorang anak laki-laki dari Jakarta, Marselino adalah bintang muda Indonesia,” ungkap omeny.
Sementara Rizky Ridho dipuji Romeny karena mentalitasnya, yang mampu bersaing dengan bek-bek keturunan lain seperti Jay Idzes, Kevin Diks, hingga Mees Hilgers. “Bersama dengan bek Rizky Ridho, ia tahu bagaimana caranya bersaing dengan pemain-pemain Eropa lainnya,” pujinya.
Ridho tampil solid di laga Indonesia kontar Bahrain. Bek Persija Jakarta itu membuat banyak sapuan menghalau serangan lawan. Sementara Romeny sudah menjalani dua laga pertamanya bersama Timnas Indonesia. Ia langsung memborong dua gol untuk tim Garuda, terakhir memenangkan Garuda 1-0 atas Bahrain di Kualifikasi Piala Dunia 2026 Zona Asia.***
