Antonio Ruediger, Pemain Timnas Jerman.
TORONTO – Jerman akan berhadapan dengan Pantai Gading dalam lanjutan laga Piala Dunia 2026 Grup E yang berlangsung di Toronto Stadium, Kanada, Minggu (21/6) pukul 03.00 WIB.
Baik Jerman maupun Pantai Gading sama-sama mengantongi 3 poin di matchday pertama Piala Dunia 2026. Die Mannschaft melumat Curaçao 7-1 di Houston. Di sisi lain, The Elephants mengalahkan Ekuador dengan skor 1-0. Pemenang di partai ini akan lolos ke 32 besar, tanpa perlu menunggu partai ketiga,
Jerman lebih favorit dibandingkan Pantai Gading. Jerman yang berusaha lepas dari bayang-bayang gugur di fase grup dalam 2 edisi Piala Dunia terakhir, kini memiliki materi pemain yang meyakinkan. Sosok Kai Havertz yang mengemas 2 gol dan bersaing di puncak top skor Piala Dunia 2026, akan jadi andalan. Namun, kemenangan 7-1 atas Curacao juga punya catatan sendiri.
Lawan pertama Jerman tidak bisa dibandingkan dengan Pantai Gading, tim peringkat 33 FIFA. Skuad Les Elephants yang semuanya bermain abroad, dan kebanyakan tampil di liga-liga Eropa, menunjukkan kapasitas mereka.
Selain itu, ada 2 nama penggawa Pantai Gading yang bermain di Bundesliga, yaitu Bazoumana Toure (Hoffenheim) dan Yan Diomande (RB Leipzig). Nama yang disebut terakhir adalah peraih Bundesliga Rookie of The Season musim lalu.
Saat menghadapi Curacao, Jerman menunjukkan dominasi mutlak. Tim Panzer melepaskan 26 tembakan, 12 di antaranya tepat sasaran. Jerman juga menguasai 64,6 persen bola. Rapor mereka 7,56.
Pemain Timnas Jerman Antonio Ruediger mengatakan, timnya memiliki tekanan yang lebih kecil saat menghadapi Pantai Gading. Kemenangan jadi target Jerman demi lolos lebih cepat.
“Tekanannya lebih besar di pertandingan pertama karena kami tidak memenangi dua laga pertama kami di Piala Dunia sebelumnya. Sebuah beban terangkat, dan cara kami memenangi pertandingannya juga penting. Buat kami, selangkah demi selangkah, lawan kami berikutnya selalu krusial. Kami jelas ingin menang dan lolos lebih cepat,” kata Ruediger di laman resmi DFB.
Laga Jerman kontra Pantai Gading akan menandai pertemuan kedua tim dalam sejarah, atau yang pertama di sebuah turnamen internasional. Imbang 2-2 menandai hasil duel perdana mereka di laga uji coba pada November 2009.
“Anda harus bersiap. Anda tak bisa menghindari semuanya, tentu saja, tapi kami akan melakukan yang terbaik. Saya berekspektasi kami memiliki penguasaan bola yang besar, tapi penting untuk memposisikan diri kami dengan baik saat bertahan. Kami memang akan membuat kesalahan, tapi jika kami menempatkan diri di posisi yang tepat, kami bisa memenangi bola lebih epat,” kata Ruediger.
Sementara Pantai Gading, Yan Diomande bakal menjadi jaminan. Penyerang sayap asal yang menyabet gelar 2025/26 Bundesliga Rookie of the Season itu mendapatkan rapor 8,1 versi WhoScored saat lawan Ekuador. Ia melepaskan 2 tembakan, 4 kali dribel, 5 tackle, dan akurasi umpan hingga 80 persen.
Diomande akan jadi teror bagi bek-bek Jerman yang sudah dihadapinya di Bundesliga. Laga lain di grup ini Ekuador akan melawan Curacao yang berlangsung di Kansas City Stadium, Minggu (21/6) pukul 07.00 WIB.***
