Kesalahan kiper Kim Seung-gyu memudahkan Luis Romo mencetak gol.
GUADALAJARA – Meksiko berhasil mengunci tiket ke babak 32 besar Piala Dunia 2026. El Tri mendapatkannya usai mengalahkan Korea Selatan 1-0 pada matchday kedua Grup A yang berlangsung di Estadio Akron, Jumat (19/6) pagi WIB. Gol tunggal dicetak Luis Romo di menit ke-50.
Hasil ini membuat Meksiko mengumpulkan enam poin di puncak klasemen Grup A dan dipastikan melaju ke babak 32 besar. Korsel masih di urutan kedua dengan tiga poin.
Republik Ceko ada di urutan ketiga dengan satu poin dan Afrika Selatan di posisi keempat dengan satu poin setelah kalah selisih gol. Kedua tim beberapa jam lalu saling bertemu dengan skor akhir 1-1.
Pelatih Meksiko, Javier Aguirre, mengakui bahwa timnya menghadapi tantangan berat karena kedua kesebelasan saling mengenal gaya permainan masing-masing. Tekanan tinggi yang diterapkan lawan membuat ruang gerak menjadi sangat terbatas bagi para pemainnya.
“Pertandingan berlangsung sulit. Kami mengenal mereka dengan sangat baik. Mereka memberikan tekanan yang besar kepada kami. Mereka tidak memberi kami ruang sama sekali, begitu pula sebaliknya,” ujar Aguirre dikutip dari laman resmi FIFA.
Ia menilai, satu kesalahan dalam laga krusial akan menguntungkan salah satu tim. “Pada akhirnya, terasa bahwa satu kesalahan akan selalu menjadi pembeda bagi salah satu pihak. Itu bukan pertandingan yang hebat, dan lawan tidak membiarkan kami berbuat banyak,” kata Aguirre.
Luis Romo mengaku gembira karena bisa mencetak gol. Walau demikian ia menilai laga berjalan sangat alot. “Saya senang bisa menjadi bagian dari kemenangan ini. Ini laga sangat sulit, karena mereka bertahan dan menyerang sama baiknya. Laga menguras energi dan konsentrasi. Kini kami siap melakoni laga selanjutnya melawan Ceko,” kata Romo.
Gol tunggal Meksiko tercipta pada awal babak kedua setelah kesalahan penjaga gawang Korea Selatan, Kim Seung-gyu. Kim gagal menguasai bola lambung saat mendapat tekanan dari pemain lawan. Situasi tersebut kemudian dimanfaatkan Luis Romo.
Meski kecewa dengan hasil akhir, pelatih Hong Myung-bo menilai para pemainnya sudah menjalankan rencana permainan dengan baik. “Kami kebobolan memang sangat disayangkan, tetapi tidak ada alasan bagi kami untuk menundukkan kepala. Hasilnya mengecewakan, namun saya yakin para pemain menjalankan rencana yang kami siapkan untuk pertandingan ini dengan baik,” kata Hong dikutip dari Reuters.
Hong menjelaskan, Korea Selatan sudah memperkirakan Meksiko akan tampil agresif sejak awal pertandingan. Karena itu, salah satu fokus utama mereka adalah melewati fase awal laga tanpa kebobolan. “Hal yang sangat penting adalah kami tidak kebobolan hingga menit ke-20 babak pertama, dan para pemain mampu bertahan dengan baik,” ujar Hong.
Menurut dia, setelah periode tersebut, Korea Selatan mulai menemukan ritme permainan dan mampu memberikan tekanan kepada Meksiko. “Setelah itu, ritme pertandingan berubah menguntungkan kami. Kami mampu unggul dalam hal pressing dan pengelolaan permainan,” tambahnya.
Sementara pelatih timnas Korea Selatan, Hong Myung-bo, meminta para pemainnya segera melupakan kekalahan dari Meksiko dan tetap menjaga fokus pada pertandingan berikutnya. “Afrika Selatan adalah tim dengan kecepatan bagus. Kami harus mempersiapkan taktik dengan baik,” tutur Hong.
Pemain Korea Cho Gue-sung mengakui rasa kecewa setelah timnya kalah. Ia menilai dirinya seharusnya bisa memanfaatkan peluang penting untuk mengubah jalannya pertandingan.
Korea Selatan sempat memiliki kesempatan menyamakan kedudukan melalui sundulan Cho pada akhir laga. Namun, bola hasil sundulannya masih melebar tipis sehingga gagal menghindarkan timnya dari kekalahan.
Peluang tersebut menjadi momen yang paling mengancam pertahanan Meksiko sepanjang pertandingan. Cho yang masuk sebagai pemain pengganti mengaku kecewa karena tidak mampu mencetak gol saat tim membutuhkannya.
“Ini sangat disayangkan. Sangat menyakitkan karena saya tidak bisa mencetak gol pada momen ketika seorang penyerang seharusnya bisa melakukannya. Saya mendapatkan dua peluang, dan peluang pertama sangat sempurna. Saya benar-benar seharusnya mencetak gol,” ujar Cho di situs FIFA.***
