Mimpi Bezzecchi Jadi Nyata

Marco Bezzecchi, Pebalap Aprilia.

MUGELLO – Rider Aprilia Marco Bezzecchi meraih kemenangan perdana di Mugello usai merajai MotoGP Italia 2026. Bezzecchi  pun mewujudkan mimpinya.

Bezzecchi jadi pole sitter dalam balapan Minggu (31/5) lalu. Pebalap asal Italia itu menjaga posisi terdepan sebelum disalip Francesco Bagnaia pada putaran ketiga.

Namun, Bezzecchi berhasil mengambil alih posisi terdepan dari Bagnaia di lap ke-14, dan tidak terkejar sampai balapan selesai. Bezzecchi melintasi garis finis dengan keunggulan lebih dari 3,5 detik dari rekan setimnya, Jorge Martin. Bagnaia melengkapi podium usai mengalahkan perlawanan Ai Ogura.

Bezzecchi tampak emosional setelah memenangi balapan. Pasalnya, ini adalah kemenangan pertama Bezzecchi di kandang sendiri, bukan hanya di kelas premier melainkan kemenangan pertamanya sejak memulai kariernya di 2015 di kelas Moto3.

“Rasanya luar biasa. Ini adalah sesuatu yang kuimpikan sejak masih kecil. Mimpi  yang jadi nyata itu menakjubkan. Hal semacam itu yang Anda pikirkan ketika melihat pebalap lain menang atau naik podium di Mugello. Saya tidak pernah bisa melakukannya, dan rasanya itu seperti kutukan. Saya hanya fokus bekerja sekeras mungkin untuk mewujudkannya suatu hari nanti,” kata Bezzecchi dikutip GPOne.

Sukses rider berusia 27 tahun itu  memantapkan posisinya di klasemen. Bezzecchi bertahan di peringkat teratas dengan 173 poin, mengungguli Jorge Martin (156) di bawahnya, dan Fabio Di Giannantonio (134) yang menghuni posisi ketiga.

Sementara juara bertahan Marc Marquez menandai comeback-nya dengan finis ketujuh. Marquez mengakui, hasil melebihi ekspektasi mengingat kondisi fisiknya setelah absen di grand prix Prancis dan seluruh rangkaian Catalunya.

“Saya  senang dengan keputusanku untuk datang. Sebagian dari diriku bilang: ‘Ayolah, tinggal di rumah saja dan kembali di Balaton, yang merupakan trek yang lebih mudah dan lambat.’ Tapi bagian lain dari diriku mengatakan: ‘Sepanjang kariermu, kamu kan selalu memberikan 100 persen. Jika punya kesempatan sekecil apapun untuk naik motor, dan dokter sudah kasih izin, jika kamu tidak pergi maka kamu bukanlah Marc’,’” ujar juara dunia sembilan kali itu dikutip GPOne.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *