Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah.
TANGERANG (LB)- Wakil Bupati Tangerang, Intan Nurul Hikmah menyoroti adanya aduan masyarakat mengenai makanan dan komposisi gizi pada menu Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan kepada anak-anak di sekolah.
Merespons hal tersebut, Intan meminta Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) bertanggung jawab penuh dalam menjalankan tugasnya.
Ia menekankan agar seluruh proses dilakukan secara sungguh-sungguh sebelum makanan diantar dan dibagikan kepada anak-anak.
“Memang di masing-masing dapur SPPG ada ahli gizi yang ditugaskan untuk standby di sana, cuma harus cek lagi apakah makanan kering yang diberikan kepada anak-anak kita, jenis, kondisi dan komposisi gizinya sudah sesuai atau belum. Jangan ada makanan yang berjamur,” ujar Nurul, Senin (2/3).
Intan menegaskan bahwa selain komposisi gizi, SPPG juga harus memperhatikan aspek rasa dan keberagaman menu makanan yang diberikan.
Hal ini untuk menghindari kebosanan anak-anak untuk menyantap makanan bergizi gratis tersebut.
“Hal-hal seperti ini mungkin yang jadi concern saya. Terus, makan bergizi gratis itu kan harus dibarengi dengan rasa yang enak, paling tidak rasa yang bisa diterima oleh anak-anak,” ucap dia.
Diberitakan sebelumnya, belakangan ini banyak masyarakat di Kabupaten Tangerang yang mengeluhkan komposisi makanan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dibagikan di sekolah.
Menanggapi hal tersebut, Bupati Tangerang, Maesyal Rasyid meminta agar pihak Badan Gizi Nasional (BGN) dan mitranya untuk lebih responsif dan tanggap terhadap keluhan masyarakat. “Kami minta BGN dan mitra juga termasuk SPPG lebih responsif dan bergerak cepat menindaklanjuti laporan masyarakat terkait adanya komposisi dan kondisi makanan pada program MBG,” kata Maesyal, Minggu (1/3). *
