Meksiko Hadapi Ketajaman Inggris

Luis Romo, Pemain Meksiko.

MEXICO CITY –  Meksiko ditantang Inggris pada babak 16 besar yang berlangsung di Estadio Azteca, Mexico City, Senin (6/7) pukul 07.00 WIB. Stadion ini mengingatkan Inggris mengalami kekalahan dari Argentina bersama Diego Maradona, pada ajang Piala Dunia 1986.

Meksiko datang dengan status tuan rumah tak terkalahkan, sementara Inggris membawa modal Harry Kane yang sedang panas-panasnya di depan gawang. Pertemuan ini bukan laga biasa, sebab kedua negara baru sekali bertemu di ajang Piala Dunia sepanjang sejarah.

Melihat rekor dan performa kedua tim sejauh ini, prediksi skor Meksiko  kontra Inggris cenderung berjalan ketat dengan keunggulan tipis untuk Inggris. Meksiko memang tak terkalahkan, tapi lawan-lawan mereka di fase grup (Afrika Selatan, Korea Selatan, Republik Ceko) dan babak 32 besar (Ekuador) secara kualitas masih di bawah level Inggris.

Julián Quiñones menjelma jadi pemain paling berbahaya lewat kecepatan dan penyelesaian akhir dari sisi sayap, sementara Luis Romo dan Érik Lira rajin membuka ruang lewat umpan-umpan terobosan di lini tengah.

Kekuatan utama Meksiko lain terletak pada organisasi pertahanan rendah blok yang rapi, dipadukan dengan keuntungan bermain di ketinggian Estadio Azteca yang secara fisik lebih menguntungkan tim tuan rumah.

Inggri punya senjata utama bernama yakni Kane, yang sudah mengoleksi lima gol. Selain Kane, Jude Bellingham dan Anthony Gordon konsisten menciptakan peluang lewat pergerakan tanpa bola yang aktif.

Kedua negara belum banyak bertemu, apalagi di ajang Piala Dunia. Sepanjang sejarah, kedua tim baru bertemu satu kali di fase grup Piala Dunia 1966, saat itu Inggris menang 2-0 lewat gol Bobby Charlton dan Roger Hunt di kandang sendiri.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *