Joao Mario dan petinggi Juventus.
TURIN – Joao Mario merupakan pemain baru Juventus. Dia mengaku dituntut bisa bermain dalam sistem sepakbola menyerang.
Mario ditebus Juventus dari Porto dengan kesepakatan yang diyakini mencapai 10 juta Euro (Rp191 miliar). Pemain internasional Portugal ini dikontrak selama lima tahun ke depan.
Pemain yang bermain di posisi bek kanan dan juga bisa mengisi winger kanan ini mendapat tuntutan dari pelatih Igor Tudor. Joao Mario diminta untuk bermain lebih menyerang.
“Tuntutan pelatih adalah gaya sepakbola menyerang yang membuat saya merasa nyaman. Itu jelas membantu adaptasi saya juga. Saya harus menjadi pemain yang menyerang dan membantu tim. Saya telah berusaha untuk meningkatkan kemampuan saya setiap hari, dan saya merasa sudah melakukannya, tetapi tujuannya adalah untuk terus berkembang,” kata Mario dikutip dari Football Italia.
Sepakbola Italia dianggap bisa memberi hal lebih untuk Mario. Salah satunya aspek kemampuan bertahan. “Serie A jelas merupakan liga yang kompetitif dengan intensitas tinggi, yang akan membantu saya meningkatkan kemampuan bertahan saya,” ungkapnya.
Joao Mario merupakan pemain baru kedua Juventus di bursa transfer musim panas 2025, setelah Jonathan David. “Joao Mario secara resmi menjadi Bianconero. Bek kanan berusia 25 tahun ini telah bergabung dalam kesepakatan permanen dari FC Porto dan telah meneken kontrak dengan klub sampai 30 Juni 2030. Selamat datang di Juventus, Joao. Kami tidak sabar melihatmu beraksi di atas lapangan,” demikian pernyataan di laman resmi Juve.
Joao Mario dipastikan akan memakai seragam nomor 25. Kabarnya, La Vecchia Signora turut akan melepas Alberto Costa ke Porto seharga 16 juta Euro, dalam kesepakatan terpisah.***
