Manchester City Tampil Dominan Atas Liverpool

Erling Haaland berjuang merebut bola dengan pemain Liverpool.

MANCHESTER – Manchester City tampil dominan saat menjamu Liverpool di Etihad Stadium, Minggu (9/11) malam WIB. The Citizens menang telak 3-0 berkat gol Erling Haaland, Nico Gonzalez dan Jeremy Doku.

Dalam laga lanjutan Liga Inggris itu,  tuan rumah tak membiarkan tamunya mengembangkan permainan. Meski membuang kesempatan dari penalti, dengan eksekusi Haaland terbaca kiper, Man City bisa mendapatkan keunggulan pada menit ke-29.

Liverpool sebenarnya sempat membalas 10 menit kemudian lewat Virgil van Dijk namun golnya dianulir. Man City menutup babak pertama unggul 2-0 berkat sepakan yang terdefleksi dari Nico Gonzalez. Lalu Jeremy Doku menegaskan keunggulan mereka dengan gol ketiga pada menit ke-63.

Pressing tuan rumah begitu efektif untuk membatasi ruang gerak Liverpool. Sementara itu, Man City berhasil mengeksploitasi sisi kanan pertahanan Liverpool lewat kecepatan dan kelincahan Jeremy Doku. Pergerakannya hampir selalu membuahkan hasil saat Liverpool tak mampu memutus aliran bola kepadanya.

Dengan kemenangan ini, Man City memangkas jarak dengan Arsenal di pucuk klasemen. Mengoleksi 22 poin dari 11 laga, Citizens empat poin dari The Gunners. Liverpool di peringkat delapan dengan 18 poin.

Hasil bagus itu jadi kado buat Pep Guardiola yang melakoni laga ke-1.000. “Para pemain memberi saya hadiah bagus dengan performa ini melawan juara bertahan. Kami harus tmapil bagus dan banyak hal bagus terjadi, mereka semua tampil di level tertinggi,” ungkap Guardiola kepada Sky Sports.

Pelatih asal Catalunya itu menyebut pertahanan timnya sangat kokoh. “Pertahanan sangat bagus. Kami tahu ancaman mereka ke belakang pertahanan dengan Mo (Salah) dan kualitas (Dominik) Szoboszlai dan (Florian) Wirtz, dan kami punya energi luar biasa dengan para pendukung kami. Bermain di rumah sendiri dan menang itu bagus buat jeda internasional. Gigi (Gianluigi Donnarumma) melakukan penyelamatan yang semestinya dia lakukan. Kedua bek sayap main luar biasa. Para gelandang memberi kami banyak umpan dan kontrol. Tentu ancaman dari Jeremy juga luar biasa bersama Erling Haaland,”  kata Guardiola.

Guardiola juga menilai kemenangan itu jadi bukti bahwa City adalah pesaing juara di Premier League. “Saya kira Liverpool dan kami bilang ‘oh wow Arsenal akhirnya kehilangan poin dan kebobolan dua gol’. Tapi pada akhirnya kami harus melakukannya dan saya bilang kepada para pemain, jangan melakukannya karena kemarin Arsenal tidak menang, lakukanlah karena kita percaya kepada diri sendiri kalau kita bisa main melawan juara Inggris dan menunjukkan kalau kami siap ada di sana bersama mereka musim ini. di laga ini kami membuktikannya, kami melakukannya, khususnya di babak pertama,”  tegas Guardiola.

Erling Haaland masih terus duduk dengan nyaman di posisi teratas daftar top skor Liga Inggris. Jaraknya cukup jauh dengan para pemain subur lainnya.
Sudah 14 gol yang dicetak oleh Haaland di Premier League 2025/2026. Cuma penyerang Manchester City itu yang musim ini telah tembus dua digit gol di ajang tersebut.

Dengan gol ke gawang Liverpool tersebut, Haaland kini sudah tiga laga berturut-turut menjebol gawang lawan di seluruh ajang. Sebelumnya ia bikin 1 gol ke gawang Dortmund di Liga Champions dan dwigol ketika menghadapi Bournemouth di Premier League.

Sementara Manajer Liverpool,  Arne Slot mengaku  permainan The Citizens lebih baik segalanya.   “Mereka, dalam setiap aspek permainan, lebih baik dari kami di babak pertama. Saya melihat banyak kesamaan dengan musim lalu, hanya saja kali ini kami tidak bisa memanfaatkan momen seperti dulu. Manchester City jauh lebih efektif dengan peluang yang mereka miliki,” ujarnya dikutip dari situs resmi klub. 

Pelatih asal Belanda itu menilai, kualitas penyelesaian City menjadi faktor pembeda. “Gol pertama bukan peluang besar, tapi itu hasil dari kualitas. Gol ketiga juga begitu. Gol kedua bahkan berasal dari situasi bola mati. Jadi, saya rasa hasil 2-0 di babak pertama sudah mencerminkan jalannya pertandingan,” kata Slot.

Slot juga menyinggung momen kontroversial ketika gol tandukan Van Dijk pada menit ke-41 dianulir VAR karena Andrew Robertson dinilai offside. Namun, dia menegaskan keputusan itu bukan alasan kekalahan timnya.

“Saya tidak akan mengatakan kami kalah karena gol itu dianulir. Bahkan jika skor 1-1, dengan cara City bermain, kami tetap akan kesulitan di babak kedua. Kami sering kekurangan satu atau dua pemain di lini tengah karena (Jeremy) Doku dan Nico González memberi kami banyak masalah.  Ini bukan soal pemain kami malas berduel, tapi City terlalu cepat dan terlalu bagus dalam penguasaan bola,” tandanya.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *