Selebrasi pemain Manchester City usai Omar Marmoush mencetak gol ke gawang Newcastle United.
NEWCASTLE UPON TYNE – Manchester City mengantongi tiket perempat final Piala FA 2025/2026 setelah menumbangkan tuan rumah Newcastle United dengan skor 3-1 pada laga putaran kelima di Stadion St James’ Park, Newcastle, Minggu dini hari WIB.
Pada pertandingan itu, kedua tim sama-sama tampil menyerang sejak menit pertama. Hasilnya, Newcastle lebih dahulu memecah kebuntuan pada menit ke-18 melalui Harvey Barnes yang memanfaatkan umpan terobosan Sandro Tonali.
City berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-39 melalui Savio. Gol tersebut tercipta ketika Jeremy Doku mengirim umpan mendatar yang tanpa sengaja mengenai kaki Savinho di dalam kotak penalti, sehingga bola masuk ke gawang Newcastle.
Di babak kedua, City langsung menekan dan berhasil berbalik unggul pada menit ke-47. Omar Marmoush mencetak gol setelah menerima umpan tarik dari Matheus Nunes dan menuntaskannya dari jarak dekat untuk membawa City memimpin 2-1.
Penyerang asal Mesir itu kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit ke-65. Marmoush melepaskan tembakan keras dari tepi kotak penalti yang membawa City memperlebar keunggulan menjadi 3-1.
City mengikuti jejak beberapa tim tangguh lain yang sudah memastikan diri tampil perempat final Piala FA 2025/2026 yakni Liverpool, Arsenal dan Chelsea.
Manajer City, Pep Guardiola memuji penampilan para pemainnya. “Ini adalah pertandingan terbaik yang pernah kami mainkan melawan Newcastle selama saya berada di sini dalam sepuluh tahun terakhir. Saya sangat senang karena pertandingan melawan Nottingham Forest mengecewakan kami,” kata Guardiola dikutip dari situs resmi klub.
Guardiola memuji konsistensi The Citizens yang selalu lolos ke perempat final Piala FA delapan kali berturut-turut. “Kami akan diundi pada hari Senin. Sudah bertahun-tahun sejak kami berada di sana dan itu sangat bagus. (Ini) Delapan kali berturut-turut kami lolos ke perempat final, ini memang hebat,” ujarnya.
Ia juga memuji penampilan Marmoush yang sangat bagus dalam penyelesaian akhir yang berkualitas. “Saya merasa dia mencetak banyak gol melawan mereka. Dia adalah striker top dan penyelesaian akhirnya, terutama gol kedua dan ketiga kami, adalah kualitas terbesarnya. Dia harus meningkatkan kemampuannya di ruang sempit dan kontrol bola pertamanya, tetapi dia pantas mendapatkannya,” ucap Guardiola.
Bek Manchester City John Stones mengaku sangat senang saat kembali bermain untuk timnya, setelah ia pulih dari cedera paha yang membuatnya absen cukup lama. Pemain internasional Inggris itu menjadi kapten saat City mengalahkan Newcastle United Ini adalah starter keduanya pada tahun 2026.
“Mendapatkan kembali ritme permainan sangat penting. Di 20 menit pertama di sini selalu sulit karena kecepatan dan kekuatan mereka. Kami harus tetap positif dan siap ketika dipanggil, dan saya pikir kami melakukan itu malam ini,” kata Stones, dikutip dari laman resmi City, Minggu.
Bek 31 tahun tersebut kini siap membantu City menyapu bersih empat kompetisi yang mereka ikuti yakni Liga Inggris, Piala FA, Piala Liga dan Liga Champions
“Ada begitu banyak pertandingan besar yang akan datang dan kami tahu semua pemain akan mendapat kesempatan bermain serta memberikan kontribusi mereka. Selama bertahun-tahun kami melakukan itu dengan sangat baik dalam momen-momen bertekanan tinggi. Itulah alasan mengapa kami bisa sukses. Ini adalah kesempatan lain untuk melakukan hal yang sama dan menetapkan standar bagi diri kami sendiri. Kami harus menjaga standar itu dan fokus pada satu pertandingan demi satu pertandingan,” kata Stones.
Manajer Newcastle United, Eddie Howe menyesalkan hasil ini, karena timnya mengawali laga dengan baik. “Awal yang bagus dari kami, sangat bagus selama setengah jam. Mungkin ada dua hal yang terjadi, kami tidak bisa mempertahankan awal dalam hal energi, tetapi mereka juga bermain sangat baik. Kami hanya harus menerima itu,” kata Howe kepada TNT Sports.
Ia mengatakan timnya dalam kondisi yang kurang bagus. “Saya merasa mungkin kami kehabisan tenaga, terutama di babak kedua tetapi juga menjelang akhir babak pertama. Para pendukung luar biasa. Mereka tidak banyak bersorak setelah periode awal, tetapi mereka tetap mendukung kami dan bersorak hingga akhir. Kami akan membutuhkan mereka untuk Liga Champions,” tandas Howe.***
