Pep Guardiola dan Phil Foden, berjuang untuk Manchester City.
MANCHESTER – Manchester City terus menekan Arsenal di puncak klasemen Liga Inggris. Manajer Pep Guardiola menyebut timnya belum dalam performa terbaik. Apakah itu pratanda bahwa mereka menebar ancaman bagi Arsenal?
Saat ini Arsenal sementara di puncak Liga Inggris dengan 36 poin dari 16 laga. Manchester City di bawahnya dengan 34 poin.
“Kami masih belum mencapai penampilan terbaik. Kami menyadarinya di momen-momen tertentu. Yang terpenting, kami harus tampil lebih baik dari setiap laga,” kata Guardiola dilansir dari Mirror.
Guardiola mengaku tidak senang Manchester City masih belum bisa memimpin persaingan di Liga Inggris. Namun dirinya yakin, timnya bakal bisa kembali ke posisi terbaik.
“Kami tidak berada di posisi ideal, kami lebih suka berada di posisi pertama, tetapi kami dekat dengan puncak liga. Para pemain sejauh ini sudah memberikan segalanya,” ujarnya.
Pundit Sky Sports, Jamie Carragher, ikut bicara soal tekanan ke Arsenal dari City. Ia menilai, Meriam London harus mewaspadai satu pemain City yang tengah bersinar.
Namun bukan Erling Haaland, melainkan Phil Foden. Penyerang asal Inggris itu dinilai kembali ke bentuk terbaiknya musim ini, usai melempem tahun lalu.
Foden sudah menyumbang 10 gol untuk Manchester City. di semua ajang musim ini. Sebanyak 7 gol di antaranya ia lesakkan di Premier League, plus tambahan 2 assist.
Carragher menilai, kembalinya Foden bisa mengangkat performa City lagi musim ini. Itu artinya, kans Arsenal merebut titel juara juga bakal terusik.
“Dia pernah menjadi Pemain Terbaik sekitar setahun yang lalu, tapi musim lalu dia tidak dalam performa terbaiknya karena alasan apa pun. Tapi sekarang dia kembali ke performa terbaiknya. Kembali ke performa terbaiknya, dia adalah salah satu pemain terbaik di Premier League, dan saya terus mengatakan ini, bukan Haaland, tapi dia yang harus menjadi ancaman serius bagi Arsenal. Kembalinya Phil Foden ke performa terbaiknya adalah ancaman serius,” kata Carragher.
Walau demikian, Haaland selalu diharapkan untuk memberikan yang terbaik untuk tim. “Haaland jelas sudah diharapkan. Dia melakukannya setiap musim, mencetak 30 atau 40 gol, dan dia melakukannya musim ini,” katanya.
Foden sendiri menyebut kunci Manchester City kembali ke jalur persaingan gelar juara Liga Inggris. The Citizens bisa bangkit usai mengawali musim ini dengan buruk.
Man City sempat terseok-seok di awal musim ini. Mereka bahkan terlempar dari lima besar dari pekan kedua hingga pekan ketujuh. The Citizens perlahan bangkit untuk tampil konsisten. Manchester Biru kini kembali ke jalur persaingan gelar Liga Inggris.
Man City juga selalu menang di lima laga terakhir. Man City menang meyakinkan di kandang tim peringkat kelima Liga Inggris, Crystal Palace, 3-0 akhir pekan lalu. Foden mengungkap, kesabaran jadi kunci kebangkitan timnya. Hal tersebut ditunjukkan oleh Man City di laga melawan Palace.
“Yang terpenting adalah kesabaran. Saya pikir mungkin kami mencoba menyerang terlalu cepat. Di babak kedua kami bermain jauh lebih baik. (Kesabaran) adalah kunci untuk mendapatkan hasil. Kami lebih mengontrol permainan dan lebih banyak melakukan umpan, itulah cara City. Itu adalah penampilan tim secara keseluruhan,” kata Foden dikutip dari Independent.***
