Pemain Manchester City saat mengalahkan Wolverhampton Wanderers.
MANCHESTER – Manchester City kembali ke jalur kemenangan usai menekuk Wolverhampton Wanderers 2-0 dalam lanjutan Liga Inggris, di Stadion Etihad, Sabtu (24/1) malam WIB. Hasil ini memutus tren buruk di dua laga sebelumnya yang berujung kekalahan.
Dua gol kemenangan City dicetak oleh Omar Marmoush di menit ke-6 dan Antoine Semenyo di menit 45+1.
Keputusan sang manajer Pep Guardiola untuk melakukan rotasi besar-besaran, termasuk mencadangkan Erling Haaland terbukti ampuh mengembalikan performa apik The Citizens.
Dilansir dari ESPN, Manchester City sempat mengalami paceklik kemenangan dalam empat laga terakhir. Namun, mereka akhirnya berhasil bangkit dengan performa yang dominan.
Sejak peluit pertama dibunyikan, tidak butuh waktu lama bagi tuan rumah untuk memecah kebuntuan. Pada menit keenam, mantan pemain Wolves Matheus Nunes melakukan akselerasi di sisi kanan dan melepaskan umpan silang yang diselesaikan dengan sempurna oleh Omar Marmoush.
Gol cepat itu langsung meruntuhkan kepercayaan diri tim tamu yang datang dengan catatan empat laga tak terkalahkan.
Bek yang baru saja didatangkan dari Crystal Palace Marc Guehi menjalani debutnya dengan sangat tenang. Kehadirannya memberikan stabilitas baru di lini belakang, bahkan Guehi berkontribusi dalam memulai skema serangan balik yang membahayakan gawang Wolves.
Pep Guardiola bahkan memuji debut Guehi dengan Ruben Dias. “Dia tahu segalanya. Saya ingat ini mirip seperti saat Ruben Dias tiba, dia punya fokus yang luar biasa dalam setiap tindakan yang dilakukannya,” ujar Guardiola dikutip dari ESPN.
Menjelang akhir babak pertama, Manchester City menggandakan keunggulan. Antoine Semenyo mengontrol operan Bernardo Silva dan melepaskan tembakan mendatar ke sudut bawah gawang Jose Sa. Gol itu menjadi koleksi ketiga Semenyo dalam empat laga terakhirnya.
Pertandingan sempat diwarnai ketegangan saat wasit Farai Hallam yang menjalani debut memimpin laga kasta tertinggi liga Inggris menolak memberikan penalti kepada Manchester City.
Meski bola mengenai lengan Yerson Mosquera di kotak penalti, Hallam tetap pada keputusannya setelah meninjau monitor VAR dan menganggap kontak yang dilakukan tidak sengaja. Keputusan itu sempat membuat Guardiola berang di pinggir lapangan.
“Saya ingin para pemain melawan (keputusan wasit). Kami menang meskipun ada keputusan mereka. Wasit melakukan debut yang luar biasa, sekarang semua orang akan mengenalnya. Saya pikir ini pertama kalinya mereka pergi ke TV dan membatalkan apa yang disebut posisi lengan yang ‘normal’,” ujar Guardiola, dikutip ESPN.
Sebenarnya, strategi mencadangkan Erling Haaland sendiri diambil bukan tanpa alasan. Striker Norwegia itu menunjukkan tanda-tanda kelelahan setelah hanya mencetak satu gol dari delapan laga terakhir.
Haaland baru dimasukkan pada 17 menit terakhir pertandingan untuk menjaga ritme bermainnya. Langkah itu dianggap cerdik karena Manchester City harus mempersiapkan diri menghadapi laga hidup mati melawan Galatasaray di Liga Champions pada Kamis (29/1).
Guehi mengungkapkan perbedaan antara bermain di City dan Palace. “Perhatian terhadap detail kecil, saya datang dari klub dengan manajer yang fantastis soal perhatian terhadap detail, namun di sini levelnya meningkat. Setiap sesi latihan dan pemulihan disiapkan untuk meraih kemenangan,” tegas Guehi.
Sementara manajer Wolverhampton Wanderers, Rob Edwards mengakui bahwa dua gol yang dicetak oleh City di babak pertama membuat Wolves kesulitan untuk bisa kembali ke dalam permainan.
“Waktu terjadinya dua gol itu tidak membantu. Itu membuat awal pertandingan menjadi sulit bagi kami. Datang ke sini, mereka bisa membuat Anda kelaparan dan merasakan penderitaan,” ujar Edwards kepada BBC Match of the Day.
Meski demikian, Edwards juga memuji performa Wolves yang berhasil menahan gempuran City di babak kedua yang memiliki keinginan untuk menambah keunggulan. “Kami terus berjuang di babak kedua dan kami benar-benar berusaha untuk kembali ke permainan. Ada banyak hal yang bisa dipelajari dari sana, tetapi pada akhirnya kami kalah. Kami menghadapi salah satu tim terbaik dan bermain tandang juga. Kami terus berjuang hingga akhir. Kami menunjukkan banyak karakter dan kualitas yang baik,” pungkasnya.***
