Pep Guardiola dan Ruben Dias, harus berjuang keras untuk Manchester City.
MANCHESTER – Manchester City sedang berjuang memantapkan posisinya di empat besar. Pep Guardiola menyebut, kelolosan ke Liga Champions akan jadi sukses besar bagi Man City.
Manchester City adalah juara bertahan Liga Inggris. Namun di musim ini justru terseok-seok di sebagian besar musim 2024/2025. The Citizens sudah menderita sembilan kekalahan dalam 28 pertandingan, dan gagal menyaingi Liverpool dalam perburuan gelar.
Kekalahan 0-1 di markas Nottingham Forest pada akhir pekan lalu mengeluarkan Man City dari papan atas klasemen. Erling Haaland dan kolega kini menempati peringkat lima dengan 47 poin, tertinggal dua poin dari Chelsea serta dibayangi Brighton (46 poin) dan Aston Villa (45 poin).
Manchester City semakin mengecewakan karena didahului dengan kegagalan di Piala Liga (babak keempat), dan gagal menembus fase gugur Liga Champions. Satu-satunya harapan si Biru Langit untuk mengangkat trofi tinggal di ajang Piala FA, di mana mereka menjejak perempatfinal.
“Kelolosan ke Liga Champions akan jadi sebuah kesuksesan besar, tapi Anda harus memperolehnya. Saya ingin lolos ke Liga Champions. Tidak akan bagus (jika gagal) tapi saya sudah melihat apa yang terjadi dengan tim-tim lain di Premier League. Tidak bermain di Liga Champions akan jadi sebuah masalah, tapi ada tim-tim yang tidak lolos yang kembali dan bersaing,” kata Manajer Man City Pep Guardiola dikutip ESPN.
Agar keinginan itu dicapai, Guardiola meminta timnya bermain lebih baik lagi di 10 pertandingan tersisa. “Kami harus memenangkan pertandingan dan jika kami tidak memenangkan cukup banyak pertandingan berturut-turut untuk mengamankan posisi, itu akan menjadi pertarungan yang sulit. Untuk menemukan jalan, Anda harus bermain lebih baik. Anda harus menemukan sesuatu. Itu tidak akan datang dari langit. Anda harus melakukannya. Dalam situasi apa pun, Anda harus menemukan sesuatu,” kata manajer asal Spanyol itu.
Ia juga masih menyesalkan hasil laga melawan Forest. Menurutnya laga berlangsung sangat ketat. Namun, tim tuan rumah sedikit lebih baik dalam hal transisi. “Pertandingan itu sangat ketat di akhir, satu aksi dengan transisi tidak dapat kami lakukan,” jelas pelatih asal Spanyol itu.
Selain karena transisi, Pep juga menyoroti aliran bola timnya yang sangat lambat pada pertandingan tersebut. “Proses kami sedikit lambat, kami kesulitan menciptakan peluang, tetapi saya selalu memuji lawan karena mereka bertahan dengan sangat baik,” urainya.
Pemain City, Ruben Dias mendesak rekan-rekannya untuk mati-matian di 10 pertandingan tersisa. “Well, kami tidak akan memikirkan tentang ‘jika’ dan ‘mungkin’. Kami tahu target kami. Sangat jelas, dan kami harus mendesak, kami harus mendesak dan kami harus melakukan yang terbaik. Kami juga tidak terbiasa bermain setiap pekan, tapi itu adalah tantangan yang berbeda untuk kami. Namun, kami mesti mencapainya,” kata Dias di laman resmi Man City.
Untuk diketahui, saat ini Nottingham Forest masih aman bertengger di posisi ketiga klasemen Liga Inggris dengan 51 poin, unggul empat poin dari Manchester City yang berada tepat di bawahnya.
Sebaliknya, hasil ini tentu saja bikin Man City gagal terus mendekati Nottingham Forest. Selain itu, Man City juga terlihat inkonsisten di Premier League belakangan ini.
Faktanya, sudah enam laga terakhir ini Man City secara berselang-seling meraih kemenangan dan kekalahan di Premier League. Jadilah ada total 3 kemenangan dan 3 kekalahan dalam periode tersebut.
Tren ini berawal setelah Man City sempat merangkai dua kemenangan beruntun melawan Ipswich Town dan Chelsea di bulan Januari lalu. Tapi usai kemenangan melawan Chelsea, Man City malah tunduk 1-5 di tangan Arsenal.
Setelah kekalahan telak itu, Man City mampu melampiaskan lewat kemenangan 4-0 melawan Newcastle United. Tapi kemudian di laga berikutnya Man City kalah lagi saat menghadapi Liverpool.
Selepas laga melawan Liverpool, Man City langsung mampu meraih kemenangan ketika berhadapan dengan Tottenham Hotspur. Selang-seling menang-kalah masih berlanjut usai Man City tunduk di tangan Nottingham Forest.
Selanjutnya, Manchester City menghadapi pertandingan menantang di pekan ke-29 saat menjamu Brighton di Stadion Etihad, 15 Maret. Saat ini Brighton nangkring di posisi enam klasemen dan sukses mengalahkan Man City 2-1 pada November silam.
Manchester City terakhir kali tidak bermain di Liga Champions pada 2010/11 ketika finis kelima di Premier League pada musim sebelumnya.***
