Aksi Vinicius Junior usai mencetak gol ke gawang Real Mallorca.
MADRID – Real Madrid meneruskan start sempurna di Liga Spanyol 2025/2026. Madrid sukses mengalahkan tamunya, Mallorca, dengan skor tipis 2-1 di Santiago Bernabeu, Minggu (31/8) dinihari WIB.
Vedat Muriqi membawa Los Bermellones memimpin lebih dulu di 18 menit pertama. Madrid kemudian membalas melalui gol-gol dari Arda Guler dan Vinicius Junior sebelum jeda. Tim besutan Xabi Alonso itu pun mengumpulkan sembilan poin dari tiga pertandingan.
Alonso tak ragu menyebut timnya menang dengan susah payah. “Kapan pun kami menang, kami senang. Pertandingan tadi punya momen-momennya. Kami bereaksi dengan sangat baik setelah Mallorca mencetak gol. Babak kedua tampa aman, tapi tanpa gol Arda, yang akan memberi kami keunggulan, pertandingannya jadi ketat. Ini adalah kemenangan yang susah payah didapatkan,” kata Alonso kepada Real Madrid TV.
Bagaimanapun, Madrid masih 100 persen di tiga pertandingan pertama Liga Spanyol sebelum jeda internasional. “Sangat bagus, saya sangat senang. Kami kan kurang pengalaman, dan di fase yang bisa dikatakan sebagai akhir pramusim ini, kami mampu bersaing dan memperoleh sembilan poin. Kami puas,” kata Alonso.
Alonso menyayangkan jeda internasional yang datang saat musim belum berjalan lama. Apalagi Madrid juga menjalani pramusim yang singkat karena berpartisipasi di Piala Dunia Antarklub.
Kendati demikian, Alonso tetap berharap jeda internasional kali ini jadi kesempatan bagi sejumlah pemain untuk ‘mengisi ulang baterai’.
“Jeda internasional? Saya tidak menginginkannya. Saya lebih memilih skuad tetap bersama dan kerja bareng mereka. Kami butuh waktu bersama-sama sebanyak mungkin karena ada banyak yang harus kami kerjakan dan perbaiki. Ini adalah awal dari blok pertama dari musim ini, mendekati fase terakhir pramusim. Kami kurang menit bermain dan pengalaman dan bersaing di fase ini dengan sembilan poin itu memuaskan. Mari isi ulang baterai dulu,” ujar Alonso seperti dilansir Football Espana.
Vinicius Junior menjadi sorotan di laga itu. Performanya mendapat apresiasi langsung dari pelatih, yang menilai sang penyerang kian matang.
Gol Vinicius di menit ke-38 memastikan kemenangan sekaligus memperpanjang tren positifnya. Ia juga mencetak gol di laga sebelumnya ketika menghadapi Real Oviedo.
“(Vinicius) tampil baik. Itu pertandingan yang lebih baik baginya dibanding melawan Osasuna dan itu gol penting untuk membuat kami unggul,” kata Alonso, dikutip ESPN.
Madrid sebenarnya mencetak lebih banyak gol, tetapi tiga di antaranya dianulir melalui VAR. Dua gol Kylian Mbappe dianulir karena offside, sementara gol Guler tidak disahkan akibat handball.
Alonso menilai keputusan tersebut wajar meski sedikit mengecewakan. Ofisial keempat mengatakan handball harus ‘segera’ untuk dianulir, dan setelah itu tergantung interpretasi wasit,” ujarnya.
Menurut Alonso, keputusan wasit adalah bagian dari jalannya pertandingan. Fokus utama baginya tetap menjaga konsistensi permainan tim. “Wasit menjalankan tugasnya. Fokus kami adalah bermain dengan konsisten,” ujarnya. Sementara pelatih Mallorca, Jagoba Arrasate menerima kekalahan itu dengan lapang. “Kami merasa baik, kami bermain dengan baik, tetapi ketika Real Madrid mencium aroma, mereka akan menyerang Anda, dan mereka menang,” tandasnya.***
