Ekspresi Jude Bellingham usai mencetak gol ke gawang Juventus.
MADRID – Real Madrid meraih kemenangan 1-0 saat menjamu Juventus dalam lanjutan Liga Champions di Santiago Bernabeu, Kamis (23/10) dini hari WIB. Gol kemenangan Madrid diciptakan oleh Jude Bellingham pada menit ke-57.
Dengan hasil ini, Real Madrid masih menempati peringkat kesembilan klasemen Liga Champions dengan sembilan poin dari tiga laga. Sementara Juventus ada di urutan ke-25 dengan dua poin.
UEFA mencatat Madrid punya sembilan kans on target berbanding enam milik Juventus. Angka yang kurang lebih menggambarkan betapa ini bukan laga mudah buat masing-masing tim.
Pelatih Madrid Xabi Alonso menikmati hasil ini, yang didapat dari kerja keras dan gigih skuadnya. Kemenangan tipis yang juga sudah menjaga start sempurna mereka di Liga Champions.
“Kami tahu ini akan jadi laga yang kompetitif dan sempat ada momen-momen. Di babak pertama, situasi membaik lalu memburuk dan kami kesulitan menguasai pertandingan. Setelah jeda, kami bermain dengan sangat baik dan sehabis gol, momen-momen terbaik kami muncul dan kami bisa saja mengunci laga dalam sejumlah kesempatan. Lalu kami punya kiper bagus yang punya kualitas untuk tampil di malam-malam Liga Champions. Hasil 1-0, tiga poin tambahan, sembilan dari sembilan, dan kami pulang bahagia,” kata Alonso di situs klub.
Performa Bellingham dipuji Alonso. Bellingham bermain penuh dan diplot sebagai penyerang yang berduet dengan Kylian Mbappe dalam formasi 4-4-2. Meski kenyataannya, Bellingham sedikit turun di belakangnya Mbappe.
Setelah tujuh laga di seluruh kompetisi dan jalani operasi bahu, Bellingham bisa bikin gol. Soal gol, sejak musim lalu kedatangan Mbappe, Bellingham mulai berkurang tugasnya untuk jebol gawang lawan. Musim lalu Bellingham hanya kemas 15 gol di seluruh kompetisi, padahal musim sebelumnya di 2023/24 Bellingham bisa kemas 23 gol.
“Bellingham adalah pemain yang sangat komplet. Dia baru pulih dan mulai menikmati dirinya lagi di lapangan. Posisi Bellingham? Dia bisa melakukan segalanya, dari build up sampai membantu di sepertiga akhir lapangan. Dia punya kualitas dan kami beruntung memilikinya di dalam tim ini,” ungkap Alonso.
Gol tersebut lahir dari insting tajam Bellingham di kotak enam yard, memanfaatkan bola muntah setelah tembakan Vinicius Junior membentur tiang.
Bellingham mengaku gol itu terasa istimewa setelah lama menepi. “Rasanya luar biasa, sudah lama sejak terakhir kali saya mencetak gol. Banyak waktu yang saya habiskan untuk menunggu momen itu, kembali ke Liga Champions dan melawan tim besar. Mencetak gol kemenangan di kandang sendiri benar-benar tak bisa dipercaya. Saya merasa nyaman dan bermain baik, dan tentu saja mencetak gol membantu tim ini,” ujarnya kepada CBS.
Kiper Thibaut Courtois juga memuji naluri rekan setimnya itu. “Itu yang saya suka dari tipe pemain seperti dia. Vini membuat pergerakan, dan Jude selalu siap membaca bola kedua. Dia kembali ke level terbaiknya,” ujar Courtois.
Sementara pelatih Juventus Igor Tudor menyebut timnya menyesali hasil ini. Menurut Tudor, Juventus setidaknya layak dapat satu gol dari laga ini. “Anak-anak kecewa, karena mereka merasa pantas dapat setidaknya satu gol. Ada penyesalan, tapi kami di jalur yang tepat,” ujar Tudor dilansir dari Football Italia.
Tudor mengatakan, timnya melakukan start dengan baik di laga itu. “Saya suka sikap dan karakter awal, kemudian secara alami Real Madrid akan selalu membuat Anda berada di bawah tekanan, tapi kami melakukan apa yang sudah kami siapkan. Kami hanya kebobolan dari kualitas individu Vinicius dan kemudian kena tiang gawang. Ada sedikit rasa sungkan dan takut kalau memberi penalti, jadi tidak ada yang mencoba mengganggu. Pada akhirnya kalau tidak ada yang bikin kesalahan dalam sepakbola, tidak akan pernah ada gol,” kata Tudor.
Hasil laga lainnya Athletic Club 3–1 Qarabag, Galatasaray 3–1 Bodo/Glimt, Chelsea 5–1 Ajax Amsterdam, Sporting CP 2–1 Marseille, AS Monaco 0–0 Tottenham, Atalanta 0–0 Slavia Praha, Eintracht Frankfurt 1–5 Liverpool dan Bayern Muenchen 4–0 Club Brugge.***
