Laga Liverpool kontra West Ham United.
LIVERPOOL– Hujan gol terjadi di laga Liverpool kontra West Ham United. Si Merah menang 5-2 dalam laga di Anfield, Sabtu (28/2) malam WIB.
Tuan rumah sudah memimpin pada menit kelima lewat Hugo Ekitike, diikuti gol Virgil van Dijk dan Alexis Mac Allister. West Ham merespons dan dapat gol cepat di awal babak kedua melalui Tomas Soucek. Liverpool merespons dengan gol Cody Gakpo, yang kemudian dibalas lagi oleh West Ham dari sundulan Valentin Castellanos.
Gol bunuh diri Axel Disasi pada menit ke-82 memperlebar selisih lagi, yang juga jadi gol penutup. Liverpool naik ke posisi lima klasemen Liga Inggris untuk sementara ini.
Dari laga itu, Si Merah memberikan sedikit gambaran dominasi tuan rumah. Di sisi lain dua gol yang bersarang ke gawang Alisson Becker menjadi tanda, bahwa perbaikan harus dilakukan. Ada pula kesalahan Alisson dan Ryan Gravenberch yang nyaris berujung gol lain buat West Ham.
Namun satu hal positif yang disambut antusias Manajer Liverpool Arne Slot adalah pemanfaatan bola-bola mati. Sebagai catatan, keunggulan tiga gol yang didapatkan klub Merseyside itu di babak pertama tak lepas dari situasi korner.
Baginya ini kontras dengan situasi di paruh pertama musim, saat timnya begitu rapuh ketika menghadapi set piece lawan. “Seperti yang selalu saya katakan, semuanya kembali normal. Kami menciptakan cukup banyak peluang dari bola mati di paruh pertama musim dan hampir setiap bola mati yang mengancam kami berujung gol, dan hari ini bisa dilihat hal sebaliknya terjadi. Saya rasa salah satu peluang besar pertama mereka adalah bola mati, yang pastinya akan jadi gol dalam enam atau tujuh bulan pertama (musim ini), 100 persen yakin,” ujar Slot di situs klub.
Ia menyebutkan, timnya sudah harus terbiasa mencetak gol dari bola mati. “Tapi sekarang kami memperbaikinya dan mulai mencetak gol dari bola mati dan kemudian segalanya terlihat jauh lebih cerah dan lebih baik dibanding ketika Anda tidak melakukannya, dan ini sangat menyenangkan bagi kami, bagi tim, dan juga bagi para penggemar kami,” ujarnya.
Liverpool sendiri mulai menemukan momentum dan merangkai hasil positif. Itu jadi modal Si Merah mengamankan target-target yang masih bisa dikejar.
Dengan 10 pertandingan tersisa di Liga Inggris, Liverpool butuh semua hal baik untuk mengamankan tiket Liga Champions musim depan, juga mengejar gelar-gelar tersisa. Mereka juga masih punya kesempatan di Piala FA dan Liga Champions.
Penyerang Liverpool Cody Gakpo mengatakan timnya masih punya waktu untuk meningkatkan performa. “Saya rasa kami dalam laju bagus saat ini dan kami ingin melanjutkannya sampai akhir musim. Kami ada di posisi bagus pada saat ini, tapi masih punya banyak hal untuk dikejar. Di laga ini kami main bagus, tapi masih ada juga hal-hal yang bisa kami perbaiki. Tergantung kami sendiri untuk memberikan tekanan ke tim lain,” ujar Gakpo kepada BBC Radio5 Live.
Sementara manajer West Ham United, Nuno Espirito Santo kecewa dengan hasil yang diraih timnya. “Babak pertama sulit dijelaskan, kami tertinggal 0-3 di babak pertama. Sangat frustrasi kebobolan dari bola mati. Kami menciptakan peluang. Kami mengatakan di babak pertama bahwa apa pun bisa terjadi dan kami malah mencetak gol lebih awal. Dari segi sepak bola, ada banyak hal positif. Terkadang memang seperti ini. Inilah permainannya. Sulit untuk dijelaskan,” ujar Nuno kepada BBC Match of The Day.
Namun ia menilai para pemainnya sudah tampil cukup baik meski tidak dibarengi dengan hasil memuaskan. “Para pemain telah bermain bagus. Dari segi sepak bola dan permainan, organisasi kami bagus. Kami memiliki peluang. Saya positif dan yakin keadaan akan berubah,” ujarnya.
Dengan hasil ini, West Ham masih belum beranjak dari zona degradasi. Mereka masih tertahan di posisi ke-18 klasemen sementara Premier League dengan koleksi 25 poin.***
