LIVERPOOL – Duel klasik antara Liverpool kontra Manchester United (MU) jadi sorotan utama Premier League akhir pekan ini. Pertandingan itu digelar di Stadion Anfield, Minggu (19/10) mulai pukul 22.30 WIB.
Kedua tim dalam kondisi tidak baik-baik saja. The Reds melambat setelah menderita kekalahan beruntun di tiga pertandingan terakhirnya di seluruh kompetisi. Padahal Liverpool memulai musim dengan menjanjikan usai memenangi tujuh pertandingan pertamanya.
Dua kekalahan back to back dari Crystal Palace dan Chelsea membuat Liverpool kehilangan puncak klasemen. Mohamed Salah dan kolega mesti rela tergusur ke peringkat kedua dengan perolehan 15 poin, tertinggal satu angka dari Arsenal di puncak.
Sementara itu, laju naik-turun juga dialami Manchester United sejak awal musim ini. Cuma tiga kemenangan yang didapat MU dari tujuh pertandingan domestik pertama. MU pun belum juga meraih kemenangan beruntun.
MU sukses mencuri poin dari dua lawatan terakhirnya ke Liverpool di ajang Liga Inggris. Usai hasil imbang 0-0 di Desember 2023, gol Amad Diallo memastikan kedua tim berkesudahan sama kuat 2-2 pada Januari silam.
Manchester United akan membutuhkan hasil positif, tak sekadar memperbaiki performa melainkan berkaitan dengan masa depan manajer Ruben Amorim.
Ditilik dari rekor pertemuan kedua tim di Liga Inggris, Liverpool layak dijagokan. Tim besutan Arne Slot itu dua kali mengalahkan Setan Merah dengan agregat gol 10-0, dan tiga kali permainan berakhir imbang.
Kendati demikian, Manchester United mampu menahan Liverpool di dua dari tiga pertemuan terakhir mereka. Yang terakhir, MU memaksa rivalnya itu gigit jari usai comeback di 10 menit terakhir untuk memastikan laga berakhir 2-2 di Anfield, Januari 2025.
Di tengah inkonsistensinya, MU dihadapkan pada tugas amat berat jika ingin meraup tiga poin di Anfield pada kompetisi ini. MU hampir satu dekade gagal menang di sana, di mana kemenangan terakhir diperoleh dengan skor 1-0 pada Januari 2016.
Jelang laga nanti Slot mengaku timnya siap tanpil dengan baik. Ia juga berharap timnya meningkatkan performa demi rivalitas dengan United. “Laga nanti tentu sangat dinantikan para penggemar. Kami tentu berupaya untuk tampil habis-habisan di depan penggemar. Rivalitas kedua tim bukan rahasia lagi. Saya berharap seluruh pemain siap memberikan yang terbaik,” kata Slot di Liverpool.com.
Slot telah diperingatkan bahwa mantan pemain sayap Brentford, Bryan Mbeumo, dapat menimbulkan masalah bagi timnya.
Mbeumo, Matheus Cunha dan Benjamin Sesko semuanya didatangkan dengan biaya yang signifikan selama bursa transfer musim panas. Meskipun mereka belum memberikan peningkatan performa tim yang signifikan, mereka merupakan peningkatan dari opsi penyerang yang dimiliki MU.
Soal rentetan kekalahan, Slot mengatakan timnya tidak akan mengingatnya lagi. Kini mereka fokus ke laga di depan mata. “Saya berasumsi semua orang membicarakan rentetan kekalahan itu, entahlah. Situasinya memang seperti itu. Namun lebih baik fokus ke laga berikutnya, itu lebih penting,” tandasnya.
Sementara Ruben Amorim mengaku timnya akan berjuang untuk tampil lebih baik. “Melawan Liverpool tentu bukan tugas mudah. Namun kami akan berusaha. Para pemain termotivasi untuk memberikan yang terbaik,” kata Amorim di situs klub.
Pundit sepakbola, Paul Merson yakin Liverpool akan menemukan performa terbaik walaupun menelan tiga kekalahan beruntun. Merson menyoroti penurunan performa Mohamed Salah, yang menurutnya sangat dipengaruhi oleh absennya Trent Alexander-Arnold. Tanpa assist Trent, tim lawan kini lebih mudah melakukan double marking terhadap Salah.
“Saya tidak berpikir Liverpool akan kalah di kandang, mereka akan menghentikan tren ini. Manchester United akan beruntung jika mereka bisa membawa pulang sesuatu (poin) dari Anfield,” kata Merson, dikutip dari Sportskeeda.
Beberapa hal menarik jelang laga nanti. Man United tanpa kemenangan dalam sembilan pertandingan terakhir di Premier League yang berlangsung di Anfield. Kali terakhir MU menang di Anfield dalam laga Liga Inggris yakni pada Januari 2016 (1-0).
Liverpool tidak bisa mengalahkan MU dalam dua laga terakhir di Anfield dalam bentrokan di Liga Inggris. Dua laga itu berakhir imbang. Anfield tidak lagi bertuah bagi Liverpool saat melawan MU.
The Reds hanya kalah satu kali dalam 14 pertemuan terakhir dengan MU di Liga Inggris. Sisanya berujung 7 kemenangan dan 6 kali imbang. Setan Merah tanpa kemenangan dalam delapan laga tandang terakhir di Premier League setelah menelan 6 kekalahan dan 2 kali imbang.***
