Liverpool Kehilangan Identitas Permainan  

Laga Liverpool melawan tuan rumah Aston Villa.

BIRMINGHAM – Liverpool pulang dengan tangan hampa dari markas Aston Villa. Hasil yang menegaskan buruknya The Reds di kandang tim 10 besar musim ini. Liverpool disebut kehilangan identitas permainan.

Berlaga di Villa Park, Sabtu (16/5) dini hari WIB,  tim tuan rumah unggul 1-0 di babak pertama lewat gol Morgan Rogers. Liverpool menyamakan kedudukan di awal babak kedua melalui Virgil van Dijk.

Ollie Watkins jadi pahlawan Aston Villa dengan memborong 2 gol di menit ke-56 dan ke-72. Villa menambah gol lewat sepakan John McGinn (88′). Van Dijk memperkecil ketertinggalan Liverpool memasuki injury time. Duel tuntas untuk kemenangan Aston Villa 4-2.

Kemenangan ini membawa Aston Villa (62 poin) menyalip Liverpool (59 poin) di posisi keempat klasemen Liga Inggris. Pasukan Unai Emery mengunci tiket ke Liga Champions musim depan.

Khusus untuk Liverpool, mereka pun memperpanjang catatan buruk mereka di kandang tim 10 besar musim ini. Dari sembilan laga tandang, Liverpool cuma menang sekali saat mengalahkan Everton 2-1 April lalu dan berimbang 0-0 kontra Arsenal Januari lalu.

Sisanya adalah kekalahan demi kekalahan yang didapat. Bahkan jika tidak mengikutsertakan Everton, Liverpool tidak pernah sekalipun menang tandang melawan tim sembilan besar musim ini dan punya selisih gol -10.

Selain itu, ini menjadi kekalahan ke-12 Liverpool dari 37 pertandingan Liga Inggris 2025/2026. Liverpool memang amburadul di Premier League musim ini. Selain sudah keok 12 kali, gawang The Reds juga sudah kemasukan 52 gol. Jumlah itu adalah yang terbanyak di antara 5 tim teratas Liga Inggris.

Rekor memalukan pun dibuat Arne Slot selaku manajer Liverpool. Sofascore mencatat, dia menyamai hasil-hasil buruk di masa lampau hanya dalam tempo 2 tahun berkarier di Anfield.

Slot menyamai rekor Liverpool meraih poin terendah (59 poin) sejak musim 2015/2016. Merseyside Merah dibawanya meraih kekalahan terbanyak di liga (12 kali), pertama sejak musim 2011/2012, dan kebobolan terbanyak sejak 1993/1994 (52 kali).

Kekalahan demi kekalahan yang didapat membuat banyak fans mendesak Liverpool memecat Slot dari kursi manajer. Pelatih asal Belanda itu optimis masih mendapat dukungan para pejabat klub dan bertahan di Anfield sesuai kontraknya.

“Saya rasa saya tidak memutuskan itu sendirian, tetapi saya memiliki alasan kuat untuk percaya bahwa saya akan menjadi manajer Liverpool musim depan. Pertama-tama, saya terikat kontrak dengan klub ini dan kedua, dari semua pembicaraan yang telah kami lakukan. Itulah pendapat saya,” kata Slot di The Athletic.

Slot meminta fans jangan khawatir melihat Liverpool jeblok musim ini. Dia yakin dengan transfer yang tepat, The Reds bisa bangkit. “Saya mengerti bahwa, saat ini, mereka (para penggemar) tidak memiliki percaya diri atau keyakinan bahwa situasinya bisa jauh lebih baik musim depan. Tetapi saya pikir mereka meremehkan apa yang dapat dilakukan oleh bursa transfer, apa yang dapat dilakukan oleh sebuah awal baru,” kata Slot.

Pemain Liverpool  Mohamed Salah menyoroti gaya main Liverpool. Salah menyebut Liverpool kehilangan identitas permainan. Ia meminta Liverpool harus kembali ke sepakbola menyerang ‘heavy metal’.

“Saya sudah menyaksikan klub ini berubah dari peragu menjadi orang-orang yang percaya, dan dari orang-orang yang percaya menjadi juara. Butuh kerja keras dan saya selalu melakukan semua yang saya mampu untuk membantu klub sampai ke sana. Tidak ada yang membuat saya lebih bangga daripada itu. Saya ingin melihat Liverpool kembali menjadi tim menyerang yang heavy metal yang ditakuti lawan dan kembali menjadi tim yang meraih trofi,” kata Salah.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *