Laga Korea Selatan melawan Ceko.
GUADALAJARA – Korea Selatan memetik kemenangan di laga pertamanya di Piala Dunia 2026 Grup A. Sempat tertinggal lebih dulu, Korea berbalik unggul untuk mengalahkan Ceko 2-1
Berlaga di Estadio Guadalajara, Guadalajara, Jumat (12/6) pagi WIB, gol baru tercipta di babak kedua. Meski tampil dominan, Korea kebobolan lebih dulu setelah Ceko mencetak gol lewat Ladislav Krejci pada menit ke-59. Namun, Korea berbalik unggul berkat gol Hwang In-beom dan Oh Hyeon-gyu.
Ceko sempat membobol gawang Korea lewat sundulan Tomas Soucek yang memanfaatkan tendangan bebas Michal Sadilek, tapi dianulir wasit karena offside.
Dengan hasil ini, Korea menempati peringkat kedua klasemen Grup A dengan tiga poin, hanya kalah selisih gol dari Meksiko. Sementara Ceko ada di urutan ketiga dengan nol poin. Di poisi buncit ada Afrika Selatan.
Pelatih Korea Hong Myung-bo mengungkap instruksi penting yang menjadi titik balik kemenangan timnya. Legenda hidup sepak bola Korea Selatan itu meminta para pemain tetap tenang dan tidak mengubah identitas permainan meski berada dalam tekanan.
“Saya memerintahkan pemain untuk tetap menjaga posisi dan tidak kehilangan penguasaan bola,” ujar Hong Myung-bo seperti dikutip dari Chosun Ilbo.
Menurut mantan kapten Korea Selatan di Piala Dunia 2002 tersebut, kemenangan ini menjadi bukti nyata karakter kuat yang dimiliki anak asuhnya. Ia terkesan dengan semangat juang para pemain yang tidak menyerah meski sempat tertinggal lebih dulu.
“Sangat positif melihat para pemain tidak menyerah dan akhirnya meraih kemenangan. Saya ingin mengucapkan selamat kepada seluruh pemain,” katanya.
Gelandang Timnas Korea Selatan, Lee Kang-in, mengungkapkan kebahagiaannya. Ia menyebut bisa menang dari posisi tertinggal itu membuktikan The Taeguk Warriors punya mental baja di turnamen ini.
Lee Kang-in memainkan peran penting dalam kebangkitan Taeguk Warriors. Saat Korea Selatan tertinggal 0-1, pemain berusia 25 tahun itu mengirim umpan terobosan akurat yang berujung pada gol penyeimbang Hwang In-Beom.
“Saya sangat senang kami bisa meraih kemenangan. Hasil yang baik ini bisa diraih berkat kerja keras para pemain, staf pelatih, dan para suporter yang telah mendukung kami sepanjang perjalanan menuju Piala Dunia ini,” ujar Lee Kang-in.
Mengenang proses terciptanya gol tersebut, Lee menegaskan bahwa semuanya berawal dari pergerakan cerdas rekan setimnya sehingga ia bisa memberikan umpan terukur dan akhirnya berbuah jadi gol penyama kedudukan Korea. “Saya menerima bola dan melihat In-Beom melakukan pergerakan ke depan. Pergerakannya sangat bagus,” kata Lee.
Menurutnya, bukan hanya aksi Hwang yang layak mendapat pujian. Ia juga menyoroti kontribusi pemain-pemain lain yang membantu Korea Selatan mendominasi jalannya pertandingan.
Ia menyebut bahwa seluruh skuad benar-benar bekerja keras agar bisa memenangkan pertandingan melawan Ceko tersebut, terutama ketika mereka berada dalam posisi tertinggal. “Bukan hanya momen itu saja. Ada juga beberapa situasi ketika Heung-min turun menjemput bola dan membantu membangun serangan. Saya pikir ada banyak momen positif yang kami tunjukkan dalam pertandingan ini,” ujarnya.
Sementara pelatih Timnas Republik Ceko, Miroslav Koubek, mengakui timnya layak kalah. Menurutnya, Ceko mampu menciptakan beberapa peluang, tetapi Korea Selatan tampil lebih baik dari segala aspek.
“Kami membuat beberapa kesalahan, tetapi juga menciptakan peluang. Lawan kami sangat cepat. Tim yang lebih baik berhasil menang,” ujar Koubek dikutip dari New Straits Times.***
