Koko Jakarta 2025 Liauw SeTjang, Koko Felix Nathanael, Cici Regina JP Halim, Ellen Theodora, Abraham Rudy, Cici Jakarta 2025 berfoto bersama usai penobatan.
JAKARTA (LB)–Koko Felix Nathanael dan Cici Regina JP Halim, dinobatkan sebagai Koko Cici Jakarta 2026 dalam acara malam puncak Grand Final yang diselenggarakan IKOCI (Ikatan Koko Cici Jakarta ) pada Jumat (24/7/2026), di Balairung Soesilo Soedarman, Gedung Sapta Pesona-Kementrian Pariwisata Republik Indonesia.
Dengan didukung oleh PSMTI (Paguyuban Sosial Marga Tionghoa) baik pusat dan DKI Jakarta, acara berlangsung semarak. Tampak hadir Dewan Penyantun PSMTI Abraham Rudy yang merupakan sponsor penyelenggaraan melalui Simply Wellness Indonesia, Wakil Ketua I PSMTI Martinus Johnie Sugiarto, Wakil Ketua Umum Bidang Sosial dan Lingkungan Hidup Lusy Oey, Dewan Penasehat PSMTI Jakarta Liauw SeTjang (Amung) dan sejumlah tokoh lainnya, sekaligus membuka acara Malam Grand Final.

Dalam acara grand final ini, selain penampilan spesial Finalis Koko Cici Jakarta 2026 juga dimeriahkan oleh KOCI All Stars, Fashion Show, dan KOCI Hero: Special Harmony School, dipandu oleh Koko Lucky dan Cici Nathania.
Sebelumnya, Koko Cici Jakarta 2026 juga tampil dalam acara Talent Night by Koko Cici Jakarta 202 pada:Sabtu 18 Juli 2026 Alun-Alun Batavia PIK, Jakarta Utara.
Bertemakan ”Fusturing Legalcy Jakarta” atau memupuk warisan Budaya Jakarta, event ini menyesuaikan visi dan misi Koko Cici Jakarta, dan harapan sejumlah generasi muda yang ingin melestarikan budaya Tionghoa dan lokal yakni Betawi.
Menurut Ketua Penyelenggara Titanicko Lim, kedua budaya tersebut telah lama hidup berdampingan dan memperkaya identitas daerah maka dari itu harus dirawat dengan baik.

” Selain untuk melestarikan budaya Tionghoa dan Betawi mereka juga berkomitmen untuk tetap merawat dan menghidupkan kedua budaya tersebut kepada generasi muda lainnya,” kata Titanicko Lim.
Lebih lanjut Titanicko Lim mengatakan, Koko Cici Jakarta bukan hanya sekedar ajang pencarian bakat, tetapi juga menjadi duta budaya, duta pariwisata dan Duta sosial.
Koko Cici 2026 terpilih, juga diharapkan dapat menyebarkan dampak yang positif bagi masyarakat sekitar, membimbing bagaimana cara mereka bisa menggunakan bahasa Mandarin dengan baik dan benar.
Titanicko Lim didamping Abraham Rudy dan Liau SeTjang juga menyampaikan bahwa para juri menilai finalis berdasarkan 3B + 1T (Brain, Beauty, Behavior) plus Talent.

Jadi tidak hanya dinilai dari penampilan fisik saja, melainkan gabungan dari kecerdasan, pesona luar-dalam, dan perilaku yang baik dan Talenta yang dimiliki.
Karenanya, para pemenang dan para finalis mampu menjadi representasi generasi muda untuk tetap memiliki semangat dan melestarikan budaya Tionghoa serta Betawi agar tidak tergerus oleh zaman.
Ketua Umum Ikatan Koko Cici Indonesia, Ellen Theodora, menyampaikan bahwa Ikatan Koko Cici Indonesia, selalu melaksanakan pemilihan di tingkat nasional.
Penyelenggaraan untuk lebih mempererat persaudaraan Koko Cici yang ada di seluruh Indonesia. Selain itu menjadikan generasi muda memiliki peranan penting didaerah masing masing, menyatukan visi dan misi Koko Cici sebagai duta budaya Tionghoa, duta pariwisata dan duta sosial. rbs
