Kehadiran Carrick Dinilai Bikin Suasana Manchester United Lebih Nyaman

Michael Carrick, Manajer Interim MU.

MANCHESTER – Performa Manchester United (MU) meningkat pesat di bawah asuhan Michael Carrick. Suasana di dalam skuad Setan Merah saat ini pun disebut jauh lebih nyaman.

Carrick mulai melatih di Man United pada awal Januari 2026. Hingga kini, manajer berusia 44 tahun tersebut telah mendampingi The Red Devils dalam 10 pertandingan di semua kompetisi.

MU pun mampu memetik tujuh kemenangan di bawah arahan Carrick. Dalam laga lainnya, MU meraih dua hasil imbang dan sekali menelan kekalahan.

Pada laga terakhir sebelum jeda internasional, Man United meraih hasil imbang 2-2 saat melawat ke markas Bournemouth. Di klasemen Liga Inggris, Man United kini menempati posisi ketiga dengan koleksi 55 poin.

Legenda Man United, David Beckham, mengamati perkembangan tim selama dipoles Carrick. Carrick, yang juga mantan gelandang MU bernomor punggung 16, dinilai sukses membuat situasi di dalam tim menjadi lebih kondusif.

“Ya, saya harus mengakui bahwa beberapa bulan terakhir jauh lebih nyaman dibandingkan 10 tahun terakhir, sejujurnya. Itu adalah masa-masa yang sulit. Namun, menurut saya Michael memiliki pengalaman. Saya rasa dia membawa ketenangan ke dalam klub. Dia mengenal klub ini, mengenal para pemain, serta memahami cara bermain Man United dan bagaimana seharusnya tim ini bermain,” ujar Beckham saat ditanya oleh talkSPORT.

Beckham pun memberikan dukungannya untuk Carrick. Beckham menilai Carrick sebagai manajer terbaik MU dalam 10 tahun terakhir.

Pembicaraan soal apakah Carrick pantas dipermanenkan sebagai manajer MU pun mulai mengemuka. Pro-kontra masih mewarnai diskursus tersebut.

Beckham mengaku melihat MU beberapa bulan belakangan lebih nyaman dibandingkan dengan 10 tahun terakhir. Ia pun membeberkan keunggulan Carrick di matanya.

“Saya selalu suka Michael sebagai pelatih. Ketika Anda melihatnya, ada ketenangan. Ada, di pinggir lapangan, ada, saya tidak akan bilang elegan karena saya tidak yakin itu kata yang tepat, tapi ada elegan dalam tingkah lakunya, apakah ketika dia merayakan, atau ketika dia marah. Anda tahu, semua hal itu penting untuk seorang manajer. Dan saya kira cara dia menyatukan tim sudah luar biasa. Dan sebagai penggemar United, saya kira itulah yang kami butuhkan,”  ujar Beckham kepada talkSPORT.

Lalu seperti apa hasil yang diraih MU di akhir musim ini?

Supercomputer memprediksi Manchester United akan finis di posisi ketiga pada klasemen akhir Liga Inggris. Torehan poin Man United hanya berselisih satu angka dari Aston Villa yang berada di posisi kedua. Sementara itu, dengan Liverpool di posisi kelima, MU unggul enam poin.

Supercomputer Opta memberikan persentase bagi Man United untuk finis di posisi ketiga sebesar 53,25 persen. Sementara itu, peluang MU untuk finis di posisi keempat berada di angka 29,1 persen.

Man United disebut oleh supercomputer sudah tidak memiliki peluang untuk menjuarai Liga Inggris musim ini. Tim Manchester Merah tersebut kini berjarak 15 poin dari Arsenal yang kokoh di puncak klasemen.

Arsenal diprediksi oleh supercomputer memiliki peluang juara mencapai 97,54 persen. Sedangkan peluang juara bagi Manchester City hanya tersisa di angka 2,46 persen. Manchester United kini sedang mengincar beberapa nama gelandang tengah. Salah satunya yang ditaksir adalah Sandro Tonali dari Newcastle United.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *