Kegiatan Promosi dan Pertukaran Budaya Pariwisata Hainan Sukses Digelar di Jakarta

Para tamu undangan (dari kiri) Wakil Kepala Dinas Liu Zhenzhong, Kepala Dinas Liu Jingwen, Wakil Menteri Vicentius Jemadu, Yao Huiqin, Sekretaris Pan Wenliang, dll.

JAKARTA (LB)–Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Radio, Televisi, dan Olahraga Provinsi Hainan pada Senin (6/4/2026) sore menyelenggarakan “Kegiatan Promosi dan Pertukaran Budaya Pariwisata Hainan” di Ruang Konferensi Hotel Hyatt, Jakarta.

Acara ini dihadiri oleh sekitar seratus tamu undangan, termasuk Pan Wenliang (Sekretaris Pertama Kedutaan Besar Tiongkok di Jakarta), Vicentius Jemadu (Wakil Menteri Pariwisata Indonesia), Liu Jingwen (Kepala Dinas Pariwisata, Kebudayaan, Radio, Televisi, dan Olahraga Provinsi Hainan),  Liu Zhenzhong (Wakil Kepala Dinas tersebut), perwakilan Kementerian Kebudayaan Indonesia Wang Chunguang, Kepala Bagian Hubungan Luar Negeri Perhimpunan Hainan Indonesia, perwakilan Kantor Pariwisata Hainan di Indonesia Yao Huiqin, Ketua PT Travindo Multi Express serta pengusaha di bidang pariwisata seperti Liang Weiqiang, dan perwakilan agen perjalanan.

Wamen Vicentius Jemadu.

          Wakil Menteri Pariwisata Indonesia Vicentius Jemadu, dalam sambutannya menyampaikan bahwa kerja sama pariwisata antara Indonesia dan Tiongkok terus meningkat. Pada tahun 2025, Indonesia menerima 1,3 juta wisatawan asal Tiongkok, naik 12,44% dibandingkan tahun sebelumnya.

Liu Jingwen.

Hainan, sebagai provinsi pelabuhan bebas dan pusat pariwisata internasional Tiongkok, terus memperkuat kerja sama dengan Indonesia melalui penambahan frekuensi penerbangan, promosi bersama destinasi wisata, dan pendalaman pertukaran budaya.

Kedua pihak berharap dapat terus meningkatkan proporsi wisatawan Tiongkok ke Indonesia serta belajar dari pengalaman pengembangan pariwisata Hainan.

Peng Jiamuzi.

“Kegiatan pertukaran ini sepenuhnya mencerminkan hubungan kerja sama yang semakin erat antara kedua wilayah. Saya ingin menyampaikan harapan saya – selama Bapak/Ibu berkunjung di Indonesia, semoga dapat meluangkan waktu sejenak, merasakan kehangatan tanah air ini, mendalami kekayaan budaya, menikmati keindahan alam pegunungan dan lautan, serta merasakan keramahan tulus rakyat Indonesia,” tambahnya.

Zhu Yurao.

          Kepala Dinas Liu Jingwen dalam sambutannya menyatakan sangat bersyukur dapat membawa suasana kelapa dan angin laut Hainan serta ketulusan untuk berkumpul di Jakarta.

Hainan dan Indonesia sama-sama berada di kawasan tropis pesisir, dengan kecintaan terhadap laut yang menyatukan keduanya. Indonesia selama ini menjadi mitra kerja sama pariwisata dan budaya penting serta pasar sumber wisatawan inti bagi Hainan.

Demetrio Mancini.

Hainan adalah satu-satunya provinsi kepulauan tropis di Tiongkok, merupakan pelabuhan bebas dan pusat konsumsi pariwisata internasional, memiliki pantai kelapa terbaik dunia, hutan hujan tropis, olahraga laut seperti golf, selancar, dan menyelam, budaya suku Li dan Miao, pusat perbelanjaan bebas bea di luar pulau, kawasan hotel mewah, serta kuliner khas.

Dari kiri: Thimoty Minardi, Yao Huiqin, Liu Zhenzhong, Vicentius Jemadu, Liu Jingwen, seorang tamu undangan, Wang Chunguang.

          Lebih lanjut dia memperkenalkan bahwa untuk menyambut sahabat-sahabat dari Indonesia, Hainan telah menyiapkan diri dengan baik: warga Indonesia dapat masuk tanpa visa (bebas visa) dengan masa tinggal maksimal 30 hari, bagi wisatawan Muslim, telah ditingkatkan fasilitas makanan halal dan tempat ibadah, serta disiapkan jalur wisata ramah Muslim yang dikustomisasi.

Yao Huiqin berfoto bersama para petinggi lainnya.
Kantor Pariwisata Hainan di Indonesia, pengurus PT Travindo Multi Express, dan Yao Huiqin (kelima dari kanan).

Kegiatan ini bertujuan untuk menggali potensi kerja sama dengan mitra usaha Indonesia dengan meluncurkan empat produk unggulan: jalur wisata keluarga pulau & hutan hujan, jalur wisata mewah golf, jalur olahraga laut selancar & menyelam, serta jalur budaya kuliner warisan non-benda – yang mencakup berbagai preferensi wisatawan.

Dukungan nyata diberikan kepada mitra usaha pariwisata Indonesia: secara rutin mengundang para pelaku usaha utama dan perwakilan media dari Indonesia untuk melakukan studi banding ke Hainan secara gratis, minimal 15 rombongan sepanjang tahun, bekerja sama dengan maskapai penerbangan, hotel, kawasan wisata, dan pusat bebas bea lokal untuk memberikan diskon khusus; mengembangkan produk wisata bersama dengan operator tur dan OTA terkemuka Indonesia.

Berfoto bersama panitia pelaksana kegiatan pertukaran.
Para tamu yang menerima penghargaan terapi medis rumah sakit Hainan berfoto bersama Kepala Bagian Zhu Yurao.

Selain itu, pelabuhan bebas Hainan memberikan insentif pajak dan kebijakan dukungan bagi industri pariwisata dan budaya, serta menyambut perusahaan Indonesia untuk berinvestasi.

          Lebih lanjut, Hainan saat ini sedang mendorong optimalisasi dan penambahan frekuensi penerbangan langsung Hainan-Indonesia, serta bekerja sama dengan maskapai untuk menawarkan paket wisata spesial. **

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *