Pemain Juventus saat mengalahkan Cremonese.
TURIN – Juventus mengalahkan Cremonese 5-0 di pekan ke-20 Liga Italia musim ini. Bianconeri pun melanjutkan tren tak terkalahkan menjadi tujuh laga beruntun.
Dalam laga di Allianz Stadium, Selasa (13/1) dini hari WIB itu, Juventus membuka keunggulan di menit ke-12. Tembakan voli jarak jauh Fabio Miretti mengenai kepala Bremer dan berbelok masuk ke sudut kanan gawang Cremonese, mengecoh kiper Emil Audero.
Tuan rumah menggandakan skor tiga menit kemudian. Lewat serangan balik yang dibangun Khephren Thuram, Jonathan David lalu menuntaskan umpan gelandang asal Prancis itu dengan tembakan ke sudut kanan dalam duel 1v1 dengan Audero.
Lalu Juventus mendapat penalti di menit ke-35 usai Federico Baschirotto menyentuh bola dengan tangan di kotak terlarang saat memblok tembakan Thuram. Eksekusi Kenan Yildiz ditepis Audero lalu mengenai tiang, namun penyerang Turki itu kembali menyambar bola liar untuk mencetak gol.
Di babak kedua, Juventus melanjutkan pesta gol mereka di menit ke-48 lewat Weston McKennie yang menerima umpan terobosan Miretti lalu melewati Audero untuk menceploskan bola ke gawang yang ditinggalkan kiper Timnas Indonesia itu.
Matteo Bianchetti kemudian melakukan sapuan di garis gawang, namun bola malah mengenai rekannya, Filippo Terracciano yang justru mengirim bola kembali masuk gawang.
Gol kelima Juve dicetak McKennie di menit ke-64. Tandukannya yang menyambut umpan silang Pierre Kalulu bersarang telak di sudut kiri gawang Audero.
Pelatih Juventus Luciano Spalletti menilai timnya belum selevel dengan Napoli dan Inter Milan dalam perburuan scudetto musim ini. Masih perlu perbaikan sana-sini.
“Saya menonton Inter melawan Napoli, mereka menampilkan sepakbola level tinggi, gaya permainan menyerang dan terbuka, dengan ide dan karakter yang merepresentasikan pelatih mereka masing-masing. Saya pikir kami perlu banyak perbaikan untuk mencapai level mereka, dan kami perlu mengambil langkah tersebut dengan segera. Saya melihat upaya keras dari para pemain, jadi saya rasa kami bisa melakukan perubahan itu,” ujaar Spalletti kepada Sky Sport Italia.***
