Jay Idzes Jadi Pembelian Termahal Sassuolo

Jay Idzes, Pemain Sassuolo.  

SASSUOLO – Bek timnas Indonesia Jay Idzes resmi bergabung dengan Sassuolo. Sassuolo mengumumkan transfer Idzes dari Venezia pada Sabtu (9/8) malam WIB. Ia langsung jadi pembelian termahal Neroverdi musim panas ini.

Klub yang dilatih Fabio Grosso itu memenangi persaingan dengan Torino untuk bek tengah 25 taun tersebut. Situs Transfermarkt melaporkan bahwa transaksi untuk sang pemain memakan biaya 8 juta Euro atau sekitar Rp151,7 miliar.

Perekrutan lain tim Serie A tersebut adalah bek tengah Tarik Muharemovic senilai 3 juta Euro, lalu peminjaman tiga pemain yakni Ismael Kone, Alieu Fadera, dan Sebastian Walukiewicz.

Idzes musim lalu memainkan 35 pertandingan di Serie A bersama Venezia dan mencetak satu gol. Setelah membantu Venezia promosi musim sebelumnya, ia gagal membawa Venezia bertahan di puncak piramida sepakbola Italia.

Bersama Sassuolo, Idzes akan menjalani tahun ketiganya di Italia. Sebelum hijrah ke Italia, ia membela Go Ahead Eagles di Eredivisie atau Liga Belanda.

Dengan demikian, Venezia harus rela melepas sang kapten. I Leoni Alati sangat berterima kasih atas kontribusi sang pemain.

Idzes tiba di Venezia pada musim 2023/2024 setelah ditebus dari Go Ahead Eagles. Dia langsung menjadi skuad inti.

Pada musim perdana di Venezia itu, Idzes tampil 30 kali dengan mencetak tiga gol. Kehadiran Idzes membantu Venezia promosi ke Serie A.

“Venezia FC mengumumkan transfer permanen bek Jay Idzes ke US Sassuolo. Tiba di Venezia pada musim 2023/24, Idzes, 25 tahun, telah tampil 66 kali dan mencetak lima gol di Serie B, Serie A, dan Coppa Italia untuk Venezia, berkontribusi pada promosi klub ke kasta tertinggi dengan tiga gol di musim 2023/24. Terima kasih yang tulus kami sampaikan kepada Jay atas komitmen, profesionalisme, dan semangatnya selama bermain untuk Venezia FC. Semoga sukses, Jay,” bunyi pernyataan resmi klub, Sabtu (9/8) dini hari WIB.

Venezia sendiri gagal bertahan di Serie A dalam kompetisi di musim 2024/2025. Di sisi lain, Idzes menjadi kapten Venezia selama hampir setengah musim.

Lantas bagaimana kiprah US Sassuolo, yang sempat jadi pembunuh tim-tim raksasa?

US Sassuolo sudah eksis sejak tahun 1920. US dalam nama klubnya merupakan singkatan dari kata Unione Sportiva.

Sassuolo punya julukan yakni Neroverdi alias hitam dan hijau. Klub ini bermarkas di Mapei Stadium – Citta del Tricolore, dengan kapasitas 21.584 penonton. Klub ini berasal dari di Provinsi Modena, wilayah Emilia-Romagna.

Sassuolo pernah dilatih Massimiliano Allegri di 2008. Ketika itu, Allegri muda bawa Sassuolo promosi ke Serie B.

Di kancah Serie A, Sassuolo baru merasakan level kompetisi tertinggi di tanah Italia itu pada musim 2013/2014 di bawah komando pelatih Eusebio Di Francesco.

Selama 11 musim mereka bertahan di Serie, akhirnya degradasi pada musim 2023/2024. Di musim lalu, alias pada 2024/2025 mereka mampu finis di peringkat pertama Serie B dan kunci tiket promosi ke Serie A untuk musim depan. Prestasi terbaik Sassuolo adalah finis di peringkat keenam klasemen Serie A pada musim 2015/2016. Sisanya, mereka kebanyakan finis di peringkat ke-11.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *