Petugas KAI membawa material untuk memperbaiki jalur rel kereta api Cipatat-Sukabumi yang sempat tergerus longsor, kemarin. Kini jalur tersebut kembali bisa dilalui.
SUKABUMI (LB)- Petugas perbaikan jalur rel kereta api, telah berhasil memperbaiki rel pada petak jalan Cibeber – Lampegan. Jalur tersebut kini telah dinyatakan aman untuk dilalui perjalanan kereta api.
Upaya penanganan difokuskan pada perkuatan tubuh baan rel, stabilisasi tanah, serta pemulihan konstruksi jalur agar memenuhi standar keselamatan operasional kereta api.
Petugas juga melakukan uji kelayakan jalur pasca perbaikan, perjalanan kereta api pertama yang melintasi lokasi tersebut adalah Kereta Luar Biasa (KLB) kirim rangkaian dari Cianjur menuju Sukabumi dengan kecepatan terbatas.
Manager Humasda KAI Daop 2 Bandung, Kuswardojo, menyampaikan bahwa seluruh proses perbaikan telah dilakukan sesuai prosedur dan melalui tahapan pengujian yang ketat.
“KAI Daop 2 Bandung memastikan bahwa jalur pada petak jalan Cibeber – Lampegan telah melalui proses pemeriksaan dan pengujian secara menyeluruh. Dengan telah dilaluinya KLB sebagai uji coba, maka jalur dinyatakan aman untuk dilintasi kereta api,” ujar Kuswardojo, Jumat (24/4).
Seiring dengan selesainya perbaikan tersebut, seluruh perjalanan Kereta Api Siliwangi telah kembali beroperasi secara normal. Hal ini memberikan kepastian layanan bagi pelanggan yang akan melakukan perjalanan di lintas Sukabumi – Cipatat.
KAI Daop 2 Bandung juga terus melakukan pemantauan dan pemeriksaan berkala di lokasi guna memastikan seluruh perjalanan KA aman dan meminimalisir potensi gangguan serupa, terutama mengingat kondisi cuaca yang masih berpotensi menimbulkan risiko terhadap prasarana KAI. Dengan kembalinya operasional normal KA Siliwangi, diharapkan mobilitas masyarakat kembali lancar dan mendukung aktivitas perekonomian di wilayah Jawa Barat, khususnya pada lintas yang menghubungkan Cianjur dan sekitarnya. *
