JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup naik pada perdagangan Senin (25/5) sore, mengikuti penguatan bursa kawasan Asia, seiring harapan terjadinya kesepakatan perdamaian antara Amerika Serikat (AS) dengan Iran.
IHSG ditutup menguat 44,30 poin atau 0,72 persen ke posisi 6.206,35. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 10,77 poin atau 1,74 persen ke posisi 631,21.
Sepanjang Senin, IHSG dibuka menguat, bergerak di teritori menguat hingga penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua IHSG masih betah di zona menguat hingga penutupan.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tujuh sektor menguat dipimpin sektor transportasi & logistik menguat yang naik sebesar 4,20 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor keuangan yang naik masing-masing sebesar 1,23 persen dan 1,14 persen.
Sedangkan empat sektor melemah yaitu sektor energi paling dalam sebesar 1,94 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor kesehatan yang turun masing-masing sebesar 1,23 persen dan 0,70 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu GRIA, LAJU, TALF, RONY dan BBHI. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni DFAM, LCKM, ASPR, DAAZ dan AREA.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.065.076 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 27,66 miliar lembar saham senilai Rp16,95 triliun. Sebanyak 470 saham naik, 236 saham menurun, dan 114 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain Indeks Nikkei menguat 1.925,93 poin atau 3,04 persen ke 65.265,00, indeks Shanghai menguat 39,67 atau 0,96 persen ke 4.152,57, indeks Hang Seng menguat 219,51 poin atau 0,86 persen ke posisi 25.606,38 dan indeks Straits Times menguat 2,40 poin atau 0,05 persen ke posisi 5.070,55.***
