JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Rabu (20/8) sore, seiring pelaku pasar merespon positif penurunan suku bunga acuan Bank Indonesia (BI).
IHSG ditutup menguat 80,87 poin atau 1,03 persen ke posisi 7.943,82. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 11,72 poin atau 1,44 persen ke posisi 826,95.
Dari dalam negeri, Rapat Dewan Gubernur (RDG) Bank Indonesia (BI) Bulan Agustus 2025 memutuskan penurunan BI-Rate sebesar 25 basis poin (bps) menjadi di level 5 persen, sejalan dengan tetap rendahnya prakiraan inflasi tahun 2025 dan 2026, terjaganya stabilitas nilai tukar rupiah, dan perlunya mendorong pertumbuhan ekonomi.
Sepanjang Rabu, IHSG dibuka menguat, bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sepuluh sektor menguat yaitu dipimpin sektor properti yang naik sebesar 1,68 persen, diikuti oleh sektor barang baku dan sektor barang konsumen primer yang naik masing-masing sebesar 1,60 persen dan 1,55 persen. Sedangkan satu sektor terkoreksi yaitu sektor kesehatan yang turun sebesar 0,10 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu CENT, TAYS, ACST, MFIN, dan SOSS. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni DKFT, IMJS, MAYA, PACK, dan AMMS.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 2.328.397 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 40,82 miliar lembar saham senilai Rp20,05 triliun. Sebanyak 428 saham naik, 230 saham menurun, dan 148 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 616,29 poin atau 1,42 persen ke 42.930,00, indeks Hang Seng menguat 43,04 poin atau 0,17 persen ke 25.165,94, indeks Shanghai naik 38,92 poin atau 1,04 persen ke 3.766,21 dan indeks Strait Times menguat 0,50 poin atau 0,01 persen ke 4.216,97.***
