JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Senin (11/8) sore, seiring optimisme pelaku pasar terhadap pemangkasan suku bunga The Fed pada September 2025.
IHSG ditutup menguat 72,54 poin atau 0,96 persen ke posisi 7.605,93. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 6,71 poin atau 0,85 persen ke posisi 799,59.
Sepanjang Senin IHSG dibuka menguat, di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, sembilan sektor menguat yaitu sektor transportasi & logistik naik sebesar 2,68 persen, diikuti oleh sektor properti dan sektor keuangan yang naik masing-masing sebesar 2,57 persen dan 1,61 persen.
Sedangkan dua sektor terkoreksi yaitu sektor barang baku paling dalam minus 0,89 persen, diikuti oleh sektor teknologi yang turun sebesar 0,61 persen.
Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu CHEM, PPRE, FUTR, BRNA, dan ARTA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni NRCA, PPRI, SURE, NAYZ, dan SOUL.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.935.710 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 25,59 miliar lembar saham senilai Rp15,85 triliun. Sebanyak 383 saham naik, 227 saham menurun, dan 190 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei menguat761,33 poin atau 1,85 persen ke 41.820,48, indeks Hang Seng menguat 47,99 poin atau 0,19 persen ke 24.906,81, indeks Shanghai naik 12,42 poin atau 0,43 persen ke 3.647,55, dan indeks Strait Times melemah 7,05 poin atau 0,17 persen ke 4.232,78.***
