IHSG Ditutup Naik 24,32 Poin

JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup menguat pada perdagangan Senin (26/1) sore, di tengah pelaku pasar bersikap antisipatif terhadap potensi memanasnya konflik antara Iran dan Amerika Serikat (AS) di kawasan Timur Tengah.

IHSG ditutup menguat 24,32 poin atau 0,27 persen ke posisi 8.975,33. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 naik 8,84 poin atau 1,01 persen ke posisi 882,43.

Sepanjang Senin, IHSG dibuka menguat,  bergerak di teritori positif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona hijau hingga penutupan perdagangan saham.

Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, tiga sektor menguat yaitu dipimpin sektor barang baku yang naik sebesar 3,85 persen, diikuti oleh sektor transportasi & logistik dan sektor barang konsumen primer yang naik masing-masing sebesar 1,71 persen dan 0,26 persen.

Sedangkan, delapan sektor melemah yaitu sektor energi turun paling dalam sebesar 2,26 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor properti yang masing-masing turun sebesar 2,19 persen dan 2,08 persen.

Saham-saham yang mengalami penguatan terbesar yaitu JAST, MPIX, BBRM, GTRA dan ELSA. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan terbesar yakni INET, MINA, KIOS, TRIN, dan GTSI.

Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 3.836.236 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 57,52 miliar lembar saham senilai Rp36,97 triliun. Sebanyak 267 saham naik, 428 saham menurun, dan 110 tidak bergerak nilainya.

Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 961,59 poin atau 1,79 persen ke 52.885,30, indeks Shanghai melemah 3,55 poin atau 0,09 persen ke 4.132,60, indeks Hang Seng menguat 16,00 poin atau 0,06 persen ke 26.765,51 dan indeks Strait Times melemah 30,52 poin atau 0,62 persen ke 4.860,93.***

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *