JAKARTA – Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) Bursa Efek Indonesia (BEI) ditutup melemah pada perdagangan Rabu (30/7) sore di tengah pelaku pasar bersikap hati-hati menjelang pengumuman suku bunga acuan The Fed.
IHSG ditutup melemah 68,02 poin atau 0,89 persen ke posisi 7.549,89. Sementara kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 turun 6,91 poin atau 0,86 persen ke posisi 798,15.
Sepanjang Rabu, IHSG dibuka menguat, bergerak ke teritori negatif sampai penutupan sesi pertama perdagangan saham. Pada sesi kedua, IHSG masih betah di zona merah hingga penutupan perdagangan saham.
Berdasarkan Indeks Sektoral IDX-IC, empat sektor menguat yaitu dipimpin sektor teknologi yang naik sebesar 2,24 persen, diikuti oleh sektor industri dan sektor barang konsumen non primer yang masing-masing naik sebesar 1,00 persen dan 0,86 persen.
Sedangkan tujuh sektor terkoreksi yaitu sektor infrastruktur turun paling dalam sebesar 3,01 persen, diikuti oleh sektor keuangan dan sektor barang baku yang masing-masing turun sebesar 2,19 persen dan 1,07 persen.
Adapun saham-saham yang mengalami penguatan harga terbesar yaitu SSTM, IKAN, ISEA, SWID dan JAST. Sedangkan saham-saham yang mengalami pelemahan harga terbesar yakni VAST, SMMA, SUNI, BBLD dan APEX.
Frekuensi perdagangan saham tercatat sebanyak 1.847.809 kali transaksi dengan jumlah saham yang diperdagangkan sebanyak 30,64 miliar lembar saham senilai Rp15,15 triliun. Sebanyak 283 saham naik, 321 saham menurun, dan 200 tidak bergerak nilainya.
Bursa saham regional Asia antara lain indeks Nikkei melemah 27,05 poin atau 0,07 persen ke 40.647,50, indeks Shanghai menguat 6,01 poin atau 0,17 persen ke 3.615,72, indeks indeks Hang Seng melemah 347,52 poin atau 1,36 persen ke 25.176,22, dan indeks Strait Times melemah 12,33 poin atau 0,30 persen ke 4.216,42.***
